Driver Taksi Online di Surabaya Kerampokan, HP Hilang-Jarinya Terluka

Surabaya, BeritaTKP.com – Nasib malang menghampiri seorang driver taksi online bernama Risza Afianto, warga Jalan Kedung Asem I/18A, Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya. pria berusia 37 tahun tersebut menjadi korban perampokan saat mengantar dua penumpang di Jalan Kedung Asem, pada Selasa (24/1/2023) kemarin pukul 04.15 WIB.

Tak hanya dirampok, Risza mengaku dirinya sempat diancam dengan dikalungi celurit oleh para pelaku, lalu para bandit tersebut merampas handphone miliknya. Belakang diketahui bahwa Risza juga dilukai pada jari tangannya, dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Gambar ilustrasi.

Zaenal Ardi, teman korban mengatakan bahwa sebelum kejadian, korban mendapatkan pesanan penumpang yang berjumlah dua orang di Jalan Rungkut Alang-Alang, depan warkop Apung, dengan tujuan ke daerah Suramadu.

Namun, belum berjalan jauh, tepatnya di putar balik Jalan Kedung Asem, korban tiba-tiba dikalungin celurit oleh pelaku. Karena kaget, korban lantas memberhentikan mobilnya dan berusaha melawan pelaku sambil berteriak minta tolong keluar dari dalam mobil.

Saat berusaha meloloskan diri itulah, kaki korban sempat menyangkut di klakson atau bel mobil hingga berbunyi kencang. Di situlah, kedua pelaku lantas malarikan diri dengan membawa handphone milik korban yang saat itu ditaruh di dalam dashboard.

“Pas saya jenguk dia (korban), katanya dikalungin celurit. Pelakunya dua orang. Terus kabur bawa hp teman saya ini. Masih muda-muda katanya, pelakunya. Tapi kurang jelas wajahnya,” terang Zaenal, Rabu (25/1/2023).

Zaenal sendiri yang merupakan seorang driver online mengungkapkan bahwa setelah kejadian, keluarga korban telah membuat laporan ke Polsek Rungkut, dan langsung diterima. “Sudah dilaporin ke Polsek Rungkut, paginya itu setelah kejadian. Alhamdulillah teman saya selamat. Walaupun mengalami luka. Saat ini masih dirawat, mudah-mudahan segera sehat kembali. Saya jadi was-was mas kalau ada kejadian seperti ini,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Rungkut, Kompol Bambang Prakoso juga membenarkan telah mendapat laporan kejadian tersebut. Menurutnya, kasus itu masih dilakukan penyelidikan. “Betul, laporannya sudah kami terima. Ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Pelakunya sudah kami identifikasi. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan,” pungkasnya. (Din/RED)