Kasus Garam Ilegal Masih Menunggu Hasil Uji Laboratorium

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Memang suatu perusahaan ang memiliki usaha di bidang pemrokduksian harus memiliki izin usaha dan izin edar hasil produksi kini ditengah tengah gencarnya kelangkaan garam dan kenaikan harga garam, polisi melakukan sidak ke gudang bahkan tempat produksi garam bahkan polisi kini menangkap para pelaku produsen garam ilegal.

Tersangka Subagiyo (41), Imam Januki (39),  M Khamdan (43) dan Siti Khoirotin (40)  warga Desa Wonokasian, RT 6 RW 2, Kecamatan Wonoayu, menjadi Empat tersangka kasus garam ilegal dan ditahan karena memproduksi garam tanpa izin edar.

Muhammad Harris selaku Kasatreskrim Polresta Sidoarjo menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk melengkapi berkas  penyidikan. Selain itu, pihaknya memberi waktu kepada pemilik usaha untuk mengurus surat izin terlebih dulu. “Jika mereka mengurus izin, maka  kami beri waktu untuk melengkapinya,” ujarnya.

Pemberian waktu untuk pengurusan izin tersebut, bukan sebuah keringanan, namun bagian dari penindakan terhadap tersangka. Selanjutnya, hasil uji laboratorium menjadi acuan penyidik. “Nantinya, dari hasil tersebut, baru diketahui apakah ada yodiumnya atau tidak. Baru kami tindak lanjuti dalam pemberkasan tersangka,” jelasnya.

Ia juga menuturkan apabila ditemukan lagi garam dalam kemasan tanpa izin edar, yang dijual di wilayah Kabupaten Sidoarjo, menurut Harris, pihaknya tidak segan menangkap pemiliknya. Sebab, hal itu melanggar sejumlah undang-undang dan peraturan lain terkait perdagangan dan perlindungan konsumen. @nurA

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda