Jaringan Penggelapan Mobil Sewa Duciduk Polisi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Tiga orang Komplotan penggelapan mobil sewa berhasil di bekuk polisi, ketiga orang tersebut yakni Sholihudin alias Agil (36), warga Jalan Kyai Cempo, Sidoarjo; Fajar Susilo alias Silo (37), warga Tulangan, Pacitan; dan Purwanto alias Kenthus (25), warga Tulakan, Pacitan.

Tiga mobil itu yakni Toyota Kijang Innova W 1205 RN, Toyota Avanza W 1925 SM, dan Toyota Avanza W 1525 SN dapat diamankan. Polisi juga berhasil membekuk dua orang yakni Silo dan Kenthus.

Mereka telah menggelapkan 19 mobil rental di sejumlah wilayah di Jatim. Kasus ini berawal dari laporan anggota polisi bernama Nuriadi yang tiga mobilnya disewa oleh seseorang namun tak dikembalikan. Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan.

Dari 19 mobil yang diamankan, ada lima mobil yang sudah diketahui pemiliknya. Leo sendiri yang menyerahkan mobil tersebut ke pemiliknya. Dan pihak kepolisian akan menghubungi pemilik mobil sesuai alamat di STNK Atau bagi yang merasa kehilangan mobil, silakan datang ke Polsek Bubutan, tentunya dengan membawa bukti kepemilikan mobil yang sah.

Selanjutnya, setelah menerima laporan, Polsek Bubutan segera melakukan penyelidikan, Kasus ini memang ditangani Polsek Bubutan. Ketiga mobil itu sendiri hilang sejak April lalu. AKP Budi Waluyo selaku Kanit Reskrim melacak keberadaan tiga mobil itu melalui GPS yang terpasang. Ternyata diketahui mobil itu berada di Pacitan.

Kepada penyidik Silo dan Agus mengakui bahwa mereka adalah perantara untuk menjualkan mobil tersebut. Sementara yang mencari mobil dari usaha penyewaan mobil adalah Agil. “Selama menyelidiki dan memburu Agil, kami menemukan barang bukti mobil lain sehingga total mobil yang kami temukan ada 19 mobil. Semua mobil berada di Pacitan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela.

Agil sendiri akhirnya dapat ditangkap pada akhir Juli kemarin. Dia ditangkap di sebuah hotel di Madiun. Agil sempat berpindah-pindah lokasi tempat tinggal sehingga polisi membutuhkan waktu enam hari memburunya.Kepada penyidik, Agil mengatakan bahwa dia selalu berhasil menyewa mobil karena nilai sewa yang cukup tinggi. Untuk Xenia dan Avanza, Agil berani membayar Rp 4,5 juta per bulan. Sementara untuk Innova, Agil berani membayar Rp 6,5 juta.

Kepada pengusaha penyewaan mobil, Agil mengatakan bahwa mobil tersebut disewa untuk operasional sebuah proyek di Pacitan. Awalnya, uang sewa yang dijanjikan selalu dibayar. Namun setelah dua bulan, uang sewa pun macet. Dan Agil lalu menghilang tanpa jejak.Setelah mobil di tangan, Agil menyuruh Silo dan Kenthus untuk menggadaikan mobil-mobil tersebut. Mobil itu digadaikan seharga Rp 20-30 juta. Ada beragam mobil yang digadaikan seperti Innova, Avanza, Xenia, Terios, dan Datsun. Mobil-mobil itu berasal dari penyewaan di Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Bojonegoro. @red

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda