Jelang Idul Adha, Pemkot Surabaya Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Surabaya, BeritaTKP.Com – Sebulan lagi umat islam akan merayakan hari raya idul adha, taksedikit para pedagang sapi dan kambing mulai bermunculan di pinggir jalan selain itu Pemkot Surabaya sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di beberapa titik yang biasa dijadikan lokasi penjualan ternak.

Hal ini dijelakan oleh Meita Wowor selaku Kepala Bidang Peternakan dan Penyeluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya yang mengatakan bahwa pihaknya akan mulai bergerak pada 14 Agustus hingga sehari jelang hari raya kurban pada 1 September.

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan di sekitar 1500 titik lokasi sentra penjualan hewan kurban di 31 kecamatan di Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan kami dengan tujuan melihat kondisi hewan kurban yang dijual.

Menurutnya, data jumlah hewan kurban yang dijual dari tahun ke tahun semakin meningkat, utamanya untuk sapi. Sementara untuk kambing cenderung menurun. Pihaknya menduga adanya tren masyarakat yang lebih suka berkurban sapi. “Kami mengimbau sebelum membeli hewan kurban untuk diseleksi kondisinya tidak cacat atau luka saat diangkut kendaraan ataupun ada lecet di kaki karena di penjual biasanya berdempet-dempeten,” ungkapnya.

Selain melakukan pemeriksaan hewan kurban, pihaknya juga bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan dan PD Rumah Potong Hewan (RPH) juga mengadakan pelatihan pemotongan hewan kurban untuk 200 takmir masjid dan musala se-Surabaya yang diundang mengikuti pelatihan digelar di gedung FKH Kampus C Unair pada Minggu (6/8) lusa.

Sementara untuk hari H Idul Adha, Meita menyebut dinas nya akan bekerja sama dengan FKH Unair dan Wijaya Kusuma untuk memantau kesehatan ante mortem dan post mortem (sebelum dan sesudah pemotongan) serentak di sejumlah titik.”Kami juga dibantu teman-teman PD RPH. “Biasanya setelah dipotong baru ketahuan ada penyakit cacing hati, kalau belum dipotong ndak tahu,” pungkas dia. @ded