Tiga Pelajar Jember Diamankan Polisi Saat Lakukan Pesta Mabuk Obat Batuk

0
249

Jember, BeritaTKP.Com – Kenakalan remaja kini semakin mengada ada, bahkan banyak pemuda yang mulai  terpengaruh obat obatan terlarang bahkan minum minuman keras, mungkin atas dasar kecanduan terdapat pemuda yang nekad menjadikan obat obatan umum sebagai pengganti narkoba atau minuman keras yang memabokan, mulai dari obat penenang anjing, lotion anti nyamuk, lem sol bahkan obat batuk sekalipun.

Seperti yang dilakukan oleh ZA (18) warga Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, bersama kedua temannya yakni Tanggul, HA (18) warga Dusun Krajan, Desa Patemon, Tanggul, dan AS (17) warga Jalan Nangka, Desa Tanggul Wetan, Tanggul. Mereka diamankan saat polisi menggelar patroli rutin hal tersebut dilakukan lantaran pesta minum obat batuk merek Komix.

Ketiga pelajar yang diamankan di jalan raya depan Pabrik Gula (PG) Semboro, Desa/Kecamatan Semboro Dari mereka, polisi mengamankan 20 sachet sirup obat batuk merek Komix, 10 bungkus Komix kosong, dan segelas air mineral yang sudah dicampur obat batuk.

Ketiganya langsung digelandang ke Mapolsek Semboro, untuk dilakukan pemeriksaan. Polisi akhirnya memproses ketiganya dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Namun sebelum ketiganya dilepas, polisi memberikan pembinaan, sekaligus menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

AKP Subagiyo selaku Kapolsek Semboro menjelaskan bahwa pesta minuman Komix sudah cukup lama menjadi trend kalangan pemuda untuk mabuk-mabukan. Di dalam sirup obat batuk Komix ini kan ada campuran Dextromethorphannya. Nah, Dextro ini kalau dikonsumsi berlebihan, akan menimbulkan efek seperti orang mabuk

“Biasanya, para pemuda ini membeli Komix dalam jumlah banyak, Kemudian, Komix cair itu dicampur dengan air mineral dan langsung diminum beramai-ramai, Padahal, meminum obat secara berlebihan, tentu sangat membahayakan, Selain mengganggu pikiran, juga bisa merusak organ tubuh dalam,” ujar Subagiyo.

Selain itu, Subagiyo mengimbau kepada orang tua untuk tidak lepas kontrol terhadap pergaulan anak. Segera mencari atau meminta anak pulang, jika sudah melewati larut malam hal Ini bukan apa, semata-mata untuk menjaga masa depan anak agar tidak terjerembab ke dalam pergaulan yang tidak sehat. @ridwan