Satpol PP Segel 12 Minimarket Tersebar di 8 Kecamatan Lamongan

Lamongan, BeritaTKP.Com – Dianggap telah melanggar peraturan daerah (Perda) 12 Minimarket yang tersebar di 8 kecamatan di Lamongan di segel oleh Satpol PP, Penyegelan ini dilakukan untuk menata keberadaan toko modern dan pasar tradisional sehingga tidak mati dan bisa berkembang.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Lamongan, Safari, ia mnejelaskan bahwa Penyegelan dilakukan karena minimarket tersebut melanggar Perda No 6 tahun 2012 tentang penataan pasar tradisional, pusat pembelanjaan dan toko modern.

Penyegelan, di antaranya melakukan penggembokan dan memberi tanda segel dari Satpol PP. Setelah penggembokan, Satpol PP akan meminta pemilik minimarket untuk segera mengurus perizinan ke kantor perizinan setempat.

“Ya kita memang melakukan penyegelan, salah satunya minimarket yang berada di Jalan Sunan Drajat Kota Lamongan, para supermarkert tersebut juga telah Melanggar nomor 6 tahun 2012 terkait jarak dengan pasar tradisional, jarak pasar modern. Kalau jarak di Lamongan, Babat dan Paciran 500 meter, selain tiga kecamatan itu 1.000 meter, jadi mereka tidak memenuhi jarak itu,” Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Lamongan, Safari.

Seharusnya Satpol PP menutup 16 minimarket, tapi 4 minimarket telah tutup sebelum dilakukan penyegelan. “Penyegelan ini selain untuk melaksanakan perintah dari perda, juga agar keberadaan pasar tradisional di Lamongan tidak mati dan bisa berkembang,” tuturnya.

“Selama penyegelan tidak ada perlawanan dan bahkan menutup sendiri karena menyadari kesalahan. Selain tak ada perlawanan, tidak ada yang keberatan atas penutupan ini. Usai penyegelan ini, Sapari menyarankan pemilik minimarket untuk merelokasi minimatketnya dan solusinya bisa relokasi, sesuai perda, atau berbentuk toko kelontong,” pungkas Sapari. @jungjun/dian

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda