Tolak Transportasi Online, Ribuan Sopir Angkot Malang Lakukan Demo

Malang, BeritaTKP.Com – Lagi, ribuan sopir angkutan umum (Angkot) semua jalur di Kota Malang menggelar demo setelah aksi kedua kalinya menolak transportasi online yang sebelumnya dilakukan pada Maret 2017 lalu, ara sopir memarkir angkotnya mulai depan Stasiun Besar Malang hingga Bundaran Tugu dan merekapun berorasi.

Para sopir tergabung dalam Forum Komunikasi Angkot Malang Raya memiliki anggota sebanyak 1.200 orang, meminta penghapusan transportasi online. Karena mereka tak memiliki dasar untuk beroperasi di Kota Malang. Tak hanya itu para pedemo juga menyebut beberapa kota disebut pendemo berani menolak transportasi online. Dengan begitu, Kota Malang seharusnya bisa melakukan hal sama.

“Transportasi online tidak memiliki izin, tetapi seakan dilindungi pemerintah, Kota-kota lain sudah menolak, Padang, Samarinda, hingga Batu. Artinya daerah memiliki kewengan penuh,”  ujar salah satu peserta demo.

Para sopir mengaku kecewa sejak aksi pertama pada Maret 2017 lalu. Pemkot Malang belum memberikan sikap tegas terhadap transportasi online, malah justru seperti membiarkan mereka beroperasi.”Kita ingin menanyakan ketegasan dari Pemkot Malang untuk menghapus transportasi online,” ujarnya, Para sopir juga menggelar tanda tangan di atas kain putih sepanjang hampir 100 meter. Tanda tangan sebagai wujud solidaritas dan kekompakan para sopir menolak transportasi online.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Kusnadi mengatakan, bahwa soal transportasi online akan disampaikan langsung oleh Pemprov Jatim, sebagai pihak yang memiliki kewenangan. “Sosialisasi akan disampaikan Dishub Propinsi Jatim besok siang (hari ini),” terangnya.

Akibat dari Sopir angkutan umum (Angkot) di Malang akan menggelar demo, calon penumpang banyak kesulitan mendapat transportasi dan terpaksa diangkut petugas hingga Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, menyediakan armada alternatif bagi para calon penumpang, sehingga mereka tidak lagi telantar.

Aktivitas itu terlihat depan Stasiun Besar Malang. Sejak pukul 08.00 WIB pagi, petugas gabungan bersiap diri melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi.Ada bus, truk, pikap biasa menjadi kendaraan operasional Pemkot Malang, Kodim 0833, dan Polres Malang Kota, posko juga didirikan untuk memudahkan pemantauan

Armada yang disediakan membuka beberapa tempat tujuan, seperti Terminal Arjosari, Landungsari, Gadang, serta sejumlah titik lainnya. Sementara, puluhan angkutan umum sudah memenuhi bundaran Tugu depan Balai Kota. Mereka telah bersiap menyalurkan aspirasinya.

Komandan Kodim 0833 Letkol Inf M Yakin mengatakan, sejumlah armada yang dimilikinya diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.”Hari ini ada aksi transportasi konvensional. Kami memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi,” ujarnya Pungkasnya.  @tatak/ariwan

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda