TMMD Kecamatan Margo Mulyo Bojonegoro Resmi Dibuka

Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro Drs H. Setyo Hartono  secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 100  tahun 2017 yang berlangsung   berlangsung di lapangan Desa Geneng Kecamatan Margo Mulyo Kabupaten Bojonegoro selama satu bulan hingga selesai .

Persiapan apel TMMD tahun 2017 di wilayah Kodim 0813 Bojonegoro,   dilaksanakan di lapangan Jln Ahmad Yani.  Desa Geneng  Kecamatan Margo Mulyo/Bojonegoro.27/9

pembukaan TMMD itu diikuti ratusan personil dari berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Satpol PP serta berbagai organisasi masyarakat di wilayah tersebut dihadiri Penggede TNI, Danrem, serta penjabat Kodam V Brawijaya.

Data yang dihimpun Sigap Bojonegoro persiapan untuk TMMD telah dilakukan beberapa hari yang lalu dengan melakukan berbagai kegiatan.

Adapun pelaksanaan pembangunan di Desa Meduri , Kecamatan Margo Mulyo Kabupaten Bojonegoro  itu akan dilaksanakan mulai dari hari 29-september  sampai dengan 29 -Oktober 2017.

“TMMD ke 100 yang dilaksanakan , terutama di wilayah Kodim 0813 Bojonegoro,  ini merupakan program terpadu antara TNI, Kementerian, Pemkab dan komponen masyarakat lainnya,” terang Wabub Bojonegoro Setyo Hartono.  saat membuka kegiatan TMMD Ke 100

Setyo Hartono mengatakan  , tujuan mendasar dari pelaksanaan TMMD sendiri adalah lebih mendekatkan diri antara TNI dengan warga masyarakat secara langsung. Melalui program TNI manunggal membangun desa , kemanunggalan TNI bersama dengan rakyat tidak hanya jargon semata, karena selama program ini  prajurit TNI juga tinggal bersama masyarakat.

“Ada proses-proses kerjasama TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Bukan hanya dapat menghemat anggaran, kerjasama itu lebih ditekankan untuk merekatkan hubungan TNI dengan Rakyat ( masyarakat).” tambah Wabub.

Dengan  kegiatan ini TMMD di Desa Meduri akan membangun sejumlah infrastruktur seperti pembangunan jalan dan pembuatan gorong-gorong, tembok penahan tanah serta infrastruktur lainnya. Kegiatan pelaksanaan TMMD itu menggunakan dana Anggaran Kurang lebih 1, 7 miliar.

“ semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Keseimbangan fasilitas umum dan mental masyarakat harus sebanding lurus. Sehingga TMMD melakukan keduanya,” terangnya.

TMMD yang berlangsung selama satu bulan itu melibatkan Satu pleton Armed 8 Jember, 1 Pleton Yonif 501,, PARA Raider Kostrad Madiun, 100  orang persenil .dari Polres dari Ormas, dan sisanya merupakan personil TNI baik dari Kodim 0813 dan juga tim teknis dan tim ahli dari anggota TNI.@yun

Sebarkan Berita