Mantan PT Usaha Gedung Mandiri Bobol Mesin ATM

0
458

Gresik, BeritaTKP.Com – Zanuri Hendra Kustono (32), dan teman dekatnya Rohana Kartika Lestari (30), keduanya warga Kecamatan Kebomas, Gresik, diringkus oleh tim Satreskrim Polres Gresik, kedua orang tersebut diamankan lantaran karena terbukti membobol mesin ATM Bank Mandiri di Desa Sukomlyo, Kecamatan Manyar, Gresik sebesar Rp 213 juta.

Dengan keahlian yang dimiliki saat menjadi karyawan sebuah perusahaan vendor ATM, mantan pegawai  PT Usaha Gedung Mandiri selaku perusahaan vendor ATM tersebut membuat kerugian terhadap perusahaan hingga ratusan juta rupiah.

Mantan karyawan PT Usaha Gedung Mandiri dibagian pengisian uang ATM. Setelah keluar dari perusahannya, tersangka masih memegang duplikat kunci mesin ATM. Selanjutnya, tersangka Zanuri mengajak teman dekatnya Rohana untuk melakukan perencaan membobol mesin ATM Bank Mandiri.

Hal ini diketahui saat berawal, saat petugas cleaning service pada awal Bulan September 2017 menemukan ada brankas mesin ATM yang rusak. Mengetahui hal itu, petugas tersebut melaporkan kejadian ini ke polisi. Mendapat adanya laporan, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, mengarah pada tersangka Zanuri.

Ternyata benar, dalam aksinya, tersangka membobol ATM Bank Mandiri dengan cara menggunakan kunci mesin ATM yang pernah dimiliki. Usai membuka dengan kunci, tersangka membukanya dengan menekan nomor kombinasi. Pada saat mesin ATM terbuka, tersangka mengambil dua kaset ATM yang berisikan uang lalu dimasukkan kedalam tas plastik. Selanjutnya, kedua tersangka yang bersengkongkol itu meninggalkan lokasi usai menjalankan aksinya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Gresik AKP Adam Purbantoro menjelaskan, berdasarkan rekaman dari CCTV anggotanya mencurigai tersangka Zanuri. Pasalnya, tersangka memiliki keahlian dalam membuka mesin ATM.”Berdasarkan penyelidikan ada informasi mengarah pada Zanuri karena sebelum keluar dari perusahaannya. Masih memiliki duplikat kunci mesin ATM,” katanya.

Menurutnya dari  hasil dari membobol mesin ATM digunakan untuk keperluan sehari-hari dan akan digunakan untuk usaha membuka bengkel cat.”Saat kami geledah kami hanya mengamankan uang Rp 85,7 juta yang disembunyikan tersangka didalam perangkat elektronika. Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha N Max atas nama Rohana teman dekat tersangka. Atas perbuatannya itu, kedua tersangka kami jerat dengan pasal 363 KHUP ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. @dian/heri