18 Pasangan Tanpa Nikah Terjaring Operasi Bina Kusuma

0
138

Surabaya, BeritaTKP.Com – Operasi Bina Kusuma dilakukan Tim gabungan Polrestabes dan Satpol PP Kota Surabaya dan Sasaran operasi mencegah tindakan kriminalitas itu di tempat tinggal kos, hotel hingga tempat hiburan malam. Hasilnya, menjaring 18 pasangan tanpa ikatan pernikahan hingga sita 50 botol minuman keras.

Operasi Bina Kusuma yang berlangsung mulai Sabtu (14/10) malam hingga Minggu dini hari, puluhan petugas gabungan itu menyisir hotel di kawasan Tempurejo, Mulyorejo.

“Kegiatan malam ini, kami gabungan dari Sabhara, Binmas Polrestabes dan Satpol PP Kota Surabaya melakukan kegiatan kepolisian Operasi Bina Kusuma, merupakan operasi untuk antisipasi kriminalitas dan premanisme. Tindakan kami melakukan razia baik di hotel, kos-kosan, minuman keras, narkoba dan sebagainya, sebagaimana gangguan nyata di tengah masyarakat, Kita temukan 14 pasangan yang tidak sah. Kita bawa ke Polrestabes Surabaya” kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan dua orang beserta barang bukti pipet di salah satu kamar hotel tersebut.

“Tadi kita temukan pipet dalam plastik yang diindikasikan menggunakan narkoba sabu-sabu, dan dicek urine satu pasang 2 orang dan hasilnya negatif,” tuturnya.

Selanjutnya, petugas menyisir hotel di kawasan Kedungsari. Serta merazia penjualan minuman keras.”Kita amankan 4 pasangan muda-mudi tanpa ikatan perkawaninan saha. Di Kedungsari juga kita lakukan razia minuman keras dan mengamankan kurang lebih 50 botol,” terangnya.

Tak hanya itu petugas juga merazia tempat hiburan malam di kawasan Kedungdoro”Malam ini kita lakukan razia di tempat hiburan, ada pelanggaran TDUP (tanda daftar usaha pariwisata) yang sekarang diproses Satpol PP,” jelasnya.

Sedangkan 18 pasangan yang tidak memiliki dokumen pernikahan, diproses di Polrestabes Surabaya.”Sesuai konsep operasi bina kusuma, 18 pasangan yang tidak punya ikatan suami istri sah, kita lakukan pembinaan sekarang dilakukan oleh Kasat Binmas supaya mereka tidak melakukan kembali,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Surabaya Bagus Supriyadi menambahkan, dokumen perizinan lokasi yang dirazia petugas gabungan tersebut lengkap.”Cuman kita mengimbau kepada pengelola, untuk meningkatkan pengawasannya terhadap pengunjung,” jelas Bagus. @yanto