SMKN I Trenggalek Disatroni Maling, Brankas Berisi Rp 300 Juta Ludes

Trenggalek, BeritaTKP.Com – Polres Trenggalek menerima laporan adanya Komplotan pencuri yang membobol dua brankas milik SMK Negeri I Trenggalek dan dalam hal ini uang tunai Rp 300 juta yang tersimpan di dalamnya raib, menurut rekaman kamera pengawas, pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang.

Aksi pencurian tersebut diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah saat membuka ruang tata usaha (TU). Saat itu penjaga dikejutkan dengan adanya satu brankas yang tergeletak di depan ruangan dalam kondisi terbuka. Setelah diperiksa ternyata brankas tersebut telah kosong.

Selanjutnya penjaga melakukan pengecekan di dalam ruang TU. Kondisi ruang juga telah terbuka dan seluruh isinya telah hilang. Mengetahui hal tersebut pihak sekolah langsung melapor ke polisi, Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui kawanan pencuri tersebut diperkirakan masuk ke areal sekolah melalui persawahan yang ada di belakang sekolah. Selanjutnya masuk ke ruang brankas dengan membobol pintu.

“Saat itu penjaga dikejutkan dengan adanya satu brankas yang tergeletak di depan ruangan dalam kondisi terbuka. Setelah diperiksa ternyata brankas tersebut telah kosong, Pelaku kami perkirakan tiga orang, hal ini sesuai dengan rekaman CCTV sekolah. Mereka masuk dan melakukan aksi pencurian sekitar pukul 02.00 WIB dini hari,” ujar Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana.

Ia juga menjelaskan bahwa aksi komplotan pencuri tersebut cukup leluasa karena dilakukan pada saat kondisi cuaca sedang turun hujan. Di sisi lain, jumlah penjaga hanya dua orang, sehingga tidak bisa memantau seluruh komplek sekolah secara menyeluruh.

“Hasil penyelidikan, brankas tersebut kelihatannya dibongkar paksa menggunakan alat sejenis linggis, kerugiannya sekitar Rp 300 juta, karena seluruh uang tunai di dalam brankas itu hilang, Sumi mengaku telah mengamankan sejumlah barang buki di lokasi kejadian guna proes penyelidikan lebih lanjut. Selain itu pihaknya juga melakukan pemeriksaan para saksi termasuk dua penjaga sekolah yang sedang bertugas,” Pungkasnya. @haryono