Pelaku Pembunuhan Sopir Taksol Divonis 19 Tahun

Surabaya, BeritaTKP.Com – Sorang mahasiswa sekaligus terdakwah pembunuhan terhadap sopir taksi online Cipto Roso Wijayanto dihukum 19 tahun oleh majelis hakim yang diketuai Hariyanto, dan saat di bacakan vonisan tersebut ia terlihat pasrah dengan vonis yang dijatuhkan padanya

Hakim menjatuhkan vonis 19 tahun penjara pada Cipto Roso Wijayanto, terdakwa kasus pembunuhan sopir taksi online grab, Terdakwa terbukti melanggar pasal 340 KUHP, Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Rohaniawan dari Kejari Tanjung Perak yang sebelumnya menuntut terdakwa Cipto dengan tuntutan 20 tahun penjara, namun dalam hal ini Jaksa Agung dan terdakwa Cipto masih menyatakan pikir-pikir atas vonis hakim Hariyanto.

Kasus pembunuhan Denny Arissandi ini tak hanya dilakukan terdakwa Cipto saja, melainkan juga melibatkan Oknum TNI AL, M Khoirul Fajar, dan kasusnya diadili di Mahkamah Militer.

Pembunuhan  terhadap Denny Arissandi itu terjadi pada 22 Maret 2017 lalu. Saat itu M Khoirul Fajar memesan taksi online grab melalui aplikasi dan Denny Arissandi (korban) yang mendapat orderan tersebut, Sebelum dibunuh, Korban terlebih dahulu diajak muter-muter, hingga akhirnya korban ditusuk lehernya oleh oknum Anggota TNI AL tersebut. Setelah tewas, mayat korban dibuang didepan makam Kenjeran Park Surabaya.

Sementara, Laila (Ibu Korban) yang terlihat mengikuti pembacaan vonis terdakwa teerlihat tegang bahkan seusai persidangan, Laila mengaku tak puas dengan vonis hakim Hariyanto, “Hukuman ini tidak sepadan dengan perbuatan terdakwa, anak saya dibunuh secara sadis, Harusnya dia (terdakwa Cipto) dihukum mati, “ujar Laila. @yanto