Jadi Tahanan Kota, Guru Besar Fakultas Ilmu Hukum Ubaya Akan Lakukan Klarifikasi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Prof. Dr Lanny Kusumawati Dra SH Mhum ditetapkan tersangka atas laporan Suwarlina Linaksita ke Polrestabes Surabaya, ia dituding memberikan keterangan palsu pada akte otentik berupa cover notes dan kemudian surat keterangan perihal cover notes tersebut digunakan seseorang yang bernama Eka Ingwahjuniarti untuk mengeksekusi rumah dan tanah yang berlokasi di Jalan Kembang Jepun 29 Surabaya, yang ditempati pelapor sejak tahun 1931.

Wang Suwandi, juru bicara keluarga Suwarlina Linaksita dan Bambang Soephomo mengatakan, Surat Keterangan Perihal Cover Notes  Nomor : 35/L.K/III/2012 tanggal 16 Maret 2012 dan Surat Keterangan Perihal Cover Notes Nomor : 7/L.K/2014 tanggal 6 Maret 2014 yang dikeluarkan Prof Dr Lanny Kusumawati Dra SH Mhum dan dipergunakan Eka Ingwahjuniarti sebagai bukti dalam perkara gugatan perdata Nomor : 1064/Pdt.G/2013/PN.Sby tanggal 01 Oktober 2014 adalah tidak benar.

Hingga akhirnya atas kasus tersebut Prof Dr Lanny Kusumawati dibawa penyidik Polrestabes ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya guna menjalani tahap dua perkara pemberian keterangan palsu pada akta otentik berupa cover notes.

Saat dibawa ke Kejari Surabaya, Lanny tampak keberatan saat wartawan meliputnya. Dia berusaha menutupi wajahnya dan terus menggerutu saat diambil gambarnya. “Saya akan klarifikasi soal ini ya, karena ini sepihak. Tunggu saja, saya melalui Pak Tatang akan klarifikasi,” ujarnya.

Sementara itu Didik Adiatomo selaku Kasi Pidum Kejari Surabaya mengujarkan Tersangka Lany menjalani tahap dua dalam perkara dugaan pemalsuan keterangan dalam akta otentik pada cover note, “Tersangka Lany menjalani tahap dua dalam perkara dugaan pemalsuan keterangan dalam akta otentik pada cover note, namun demikian karena yang bersangkutan juga masih seorang dosen dan guru besar juga di Ubaya yang masih dibutuhkan tenaganya, maka kita tidak melakukan tahanan Rutan tapi tahanan kota,” ujar Didik.  Dan nantinya dalam kasus ini Jaksa yang akan menyidangkan perkara ini adalah Karmawan dan Ali Prakoso. @haryanto

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda