Polisi Pincangkan Begal Pembunuh Penjual Ayam di Sidoarjo

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Setelah menewaskan seorang korbannya di Jabon, Sidoarjo, beberapa waktu lalu seorang begal sadis berhasil di pincangkan kakinya oleh anggota polres sidoarjo, sebelumnya tersangka ini telah melakukan pembegalan terhadap pasangan suami istri yang sedang melakukan perjalanan dengan kendaraan bermotor roda dua dengan membawa uang Rp 90 juta.

Tumpang (44), warga Dusun Sidonganti, Desa Kraton Kencong, Jember. Tumpang ditangkap polisi di Jember begal yang membunuh penjual ayam tersebut kini harus berjalan dengan tongkat lantaran kakinya di tembak dengan timah panas oleh polisi.

Dalam aksinya ternyata ia tak melakukanya seorang diri melainkan bersama temanya yang saat ini menjadi daftar pencarian orang (DPO). Saat kejadian, korban bersama istri tengah melakukan perjalanan menuju Pasar Porong. Namun saat di Jabon, korban dipepet pelaku, dan motor korban ditendang pelaku hingga terjatuh, Korban jatuh, dan saat berdiri melakukan perlawanan, langsung ditikam pelaku dengan menggunakan clurit ke pundak hingga punggung.

mengalami luka di kepala tak hanya itu Uang Rp 90 juta yang dibawa korban dirampas oleh tersangka. Akibat tikaman itu, korban Didik Murtadho (51) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan istri Istiningsih (45) berhasil selamat, hanya terdapat luka di bagian kepalanya.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 3 juta yang ada di pelaku dan Rp 20 juta yang ada di rekening pelaku.Dari Rp 90 juta itu, Rp 16 juta dibagikan ke rekannya yang DPO yaitu atas nama Unyil alias Ahmad Fauzi.

Ternyata antara korban dan pelaku sudah saling mengenal. Karena pelaku kesehariannya berjualan pepaya di Pasar Baru Porong. Sedangkan korban berjualan ayam. Pelaku memang sudah merencanakan aksinya selama 3 hari. Uang yang dibawa korban merupakan uang arisan, karena korban pengepul arisan di pasar.

Untuk satu tersangka lainnya bernama Unyil, saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), dan tengah dilakukan pengejaran. Atas kasus ini kapolresta sidoarjo pun mengancam kepada para penjahat bahwa jangan macam macam di wilayah hukumnya “Jangan coba-coba melakukan tindak pidana kekerasan dengan disertai pembunuhan di wilayah Sidoarjo. Kita akan tindak tegas pelaku kejahatan jika berani coba-coba di Sidoarjo,” ancam Kapolresta. @nggit