Tak Punya Kualitas, Pemasangan U-Gutter Rangkah Hanya Asal Pasang

0
273

Pekerjaan saluran Tipe U-Gutter dengan ukuran 40x40x120 mm,Tbl. 8cm di jalan rangkah 2,RT 08 RW 04 kelurahan rangkah asal pasang. Selain itu banyak kesalahan dalam pengerjaan proyek yang nampak telah kesalahan seperti itu.peningkatan mutu struktur bangunan yang di kerjakaan lebih permanen,peningkatan mutu tak pernah tampak maksimal yang ada hanyalah pekerjaan proyek saluran yang di kerjakan cara asal-asalan.

Dari hasil Investigasi BeritaTkp mengatakan saat pemasangan beton precast tidak di awali dengan pekerjaan lantai,dengan urugkan sertu.yang tampak dilapangan hanya memasangan dalam kondisi terdapat genangan air yang tidak terlebih dahulu di kuras atau di sedot dengan pompa di keluarkannya dari pelaksanaan saluran.batu paving bekas, dan bekas bongkaran(gragal) yang di gunakan kembali yang di selipkan seenaknya disemen biasa, juga tidak di lengkapi papan proyek dan nilai anggaran.terindikasi kontraktor tersebut menutup-nutupi berapa nilai proyek yang di kerjakan.

Sempat terdengar celetukan dari beberapa warga “ya mas bahwa ada  pekerjaan yang di biarkan  atau  mangkrak dan sehingga ada korban yang berjatuhan karena akibat proyek galian saluran batu kali yang gak di selesaikan dulu”Sapa warga.

Saat di komfirmasi mandor proyek oleh media BeritaTkp terkait pemasangan beton precast yang tidak di awali dengan menguras genangan air dulu untuk pelaksanaan saluran dan di urug sertu dulu”mengatahkan gak pakai di kuras karena air yang keluar sangat deras,tempat pembuang pun gak ada.juga gak pakai sertu karena tanahnya sudah padat”Ungkap mandor.

Begitu pula tidak di rencanakan elevasi kemiringan saluran sehingga pada permukaan saluran u-gutter naik turun bergelombang pada saat di tutup dengan beton plat,juga pada U-gutter tidak rapat,terdapat rongga yang hanya di sambung dengan material seadanya.terdiri dari batu paving dan bekas bongkaran(gragal)yang di selipkan seenaknya disemen biasa,‎yang sangat perlu di perhatikan pula mutu beton precast yang di lapangan,mempunyai kwalitas yang sangat rendah.tersebut terbukti dari beton banyak yang retak-retak, gupil,grepes dan mudah pecah.tidak menjamin dengan standart mutu yang nantinya bakal tidak akan mempunyai kekuatan mutu yang maksimal.(h’yanto)