Empat Tahun Nenek Mariam Mencari Keadilan

Lamongan,BeritaTKP.Com – Mencari Keadilan yang seadil – adilnya adalah hak bagi setiap warga Negara untuk mendapatkannya, bahwa Negara menjamin keadilan yang sebanar – benarnya bagi rakyat Indonesia serta memberikan perlindungan hukum apabila seseorang dalam proses sidang atau menunggu sampai putusan pengadilan.

Rabu 6 Desember 2017, Sidang kasus gugatan atas tanah sengketa Dusun, Samben. Desa, Jegrek. Kecamatan, Modo. Kabupaten Lamongan. di Pengadilan Negri Lamongan Keluarga Mariam merasa tanahnya di kuasai oleh orang lain yaitu Sri Rus, Keluarga Sri Rus mengklaim tanah tersebut dengan menunjukkan surat letter yang di buat oleh perangkat  melibatkan Kepala Desa    serta dua orang saksi RT , namun pihak keluarga Mariam tidak merasa menjual tanah tersebut dalam surat tersebut juga tidak tercantum Akte Jual Beli dari Kecamatan dan tidak di ketahui oleh pihak Kecamatan.

Kejadian berawal penutupan akses jalan oleh SriRus yang menuju ke rumah Mariam dengan sifat arogan SriRus karena ada perselisihan dia antara mereka, Nenek Mariam 83 tahun  usianya sudah renta hanya ingin jalan menuju rumahnya tidak di tutup karena jalan itu statusnya masih atas nama Said Singoastro (almarhum)yang tak lain adalah bapaknya Mariam.

Said Singoastro mempunyai 3 orang anak, Wasinah,Mariseh,Mariam namun anehnya nama Mariam tidak tercantum di surat letter kelurahan berganti SriRus ada peralihan hak menurut keterangan dari perangkat Desa tapi pihak Mariam tidak di libatkan sama sekali dalam peralihan Hak karena Mariam adalah orang awam, sampai saat ini perangkat Desa belum bisa memberikan keterangan baik di hadirkan jadi saksi maupun secarah tertulis, ada kejanggalan dalam kasus persengketaan tanah atas milik Said Singoarto seakan – akan penuh dengan rekayasa dan sarat kepentingan.

Karena keluarga Nenek Mariam memutar jauh lewat sungai karena tidak ada akses jalan lagi apabila mau pergi maupun pulang ke rumahnya karena jalan di tutup sudah berselang 4 tahun lamanya, kejadian ini tidak ada titik temu bahkan pengurus Desa atau Kades berserta jajarannya tidak mampu untuk menyelesaikannya hinggah sampai ke tingkat Pengadilan.

Pada Bulan November tahun 2014 kasus ini pernah di sidangkan di PN Lamongan pihak Mariam di nyatakan kalah oleh Majelis Hakim dan Nenek mariam mengajukan Banding di Pengadilan Tinggi, namun di tolak karena yang mengajukan gugatan adalah Warti anak dari Mariam, lantas nama gugatan yang berhak adalah Mariam sehingga pada sidang gugatan yang ke 2 yang manggugat adalah Mariam, Keadailan haruslah di tegakkan yang seadil – adilnya bagi setiap warga Negara Indonesia tanpa memandang status Sosial yang menuntut atas hak di atur dalam Undang – undang di sertai dengan menunjukkan bukti – bukti sebagai pendukung kebenaran.

Adi Susanto.SH. Kuasa Hukum keluarga Mariam, di harapkan oleh semua keluarga Mariam untuk berkomitmen dalam penanganan kasus ini agar bisa memperjuangkan Keadilan dan Kebenaran, mestinya pada sidang pada tahun 2013 keluarga Mariam pada posisi benar bisa di nyatakan kalah dalam gugatan tersebut, maka keluarga Mariam saat ini mengajukan banding atas keputusan pada sidang tahun 2013 lalu.@Tim.

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda