Akses Jalan Rumah Di Tutup, Nenek Rentah Menuntut Keadilan

Lamongan, BeritaTKP.Com – Nenek Rentah berusia 83 tahun mencari Keadilan melalui gugatan di Pengadilan Negeri Lamongan dengan tergugat 1 Sri Rus warga Desa Jegreg Dusun Kesamben Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan serta tergugat 2 Widodo Kepala Desa Jegreg Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan.

Setelah di nyatakan kalah dalam Sidang gugatan tahun 2014 lalu di PN Lamongan.Rabu 20 – Desember 2017 Sidang gugatan ke 2 dengan sidang ke 14 No perkara 259/Pid B/2017/PN lmg. Hakim Ketua Rudy Wibowo.SH.MH. Hakim anggota M.Aunur Rofiq .SH.Hakim anggota Ery Aroma Bharata.SH.SE.MM. Panitera Pengganti H.Hartono serta Penuntut umum Rudy Kurniawan.SH.

Agenda sidang menyertakan bukti – bukti baru dan pemeriksaan keterangan saksi – saksi, kuasa hukum Nenek Mariam Adi Susanto, SH. dengan menyertakan keterangan dari saksi Ahli diharapkan bisa mendapatkan titik terang juga petunjuk baru untuk sidang berikutnya oleh majelis Hakim, para tergugat tidak hadir dalam persidangan maupun kuasa hukum tergugat juga tidak hadir maka sidang di tunda sampai tanggal 03 Januari 2018 dengan agenda sidang kesimpulan.

Nenek Mariam mencari Keadilan selama Empat tahun lamanya apabila hendak pulang menuju rumahnya jalannya di tutup atau di blokir oleh pihak tergugat Sri Rus dengan kayu dan bambu sehingga keluarga Nenek Mariam harus memutar jauh melewati sungai kalau menuju rumahnya dengan berjalan kaki karena tidak ada akses jalan lain padahal rumah serta jalan adalah peninggalan dari Said Singoastro tak lain adalah bapaknya Mariam, mariam adalah salah satu ahli waris dari Said Singoastro namun sangat di sayangkan pihak Perangkat Desa terutama Kepala Desa Jegreg membiarkan masalah ini bahkan tidak ada tindakan yang berarti hinggah kasus ini masuk ke ranah hukum Pengadilan, Nasib Nenek Mariam yang sudah rentah juga awam terhadap hukum masih mendapatkan kedzoliman di mana rasa Kemanusiaan serta Peradaban saat ini ??. @ Nur A.