Perjalanan Hidup Mahmudi Penjual Tahu Campur

Mahmudi penjual tahu campur asal Lamongan

Surabaya, Berita TKP – Mahmudi seorang penjual tahu campur yang sudah berjualan hampir 40 tahun, Mahmudi berjualan sejak berumur 25 tahun untuk menghidupi istri dan kedua anaknya yang sekarang sudah berumah tangga. Mahmudi yang berasal dari Lamongan merantau ke Surabaya demi kemajuan dan peningkatan taraf hidup keluarganya oleh karenanya Mahmudi hijrah ke Surabaya dengan banting tulang berjualan tahu campur makanan khas lamongan.

Tahu campur masakannya Mahmudi sangat lezat dan dagingnya lunak serta harganya satu porsinya juga sangat murah hanya Rp. 10.000,-. Mahmudi di Surabaya bertempat tinggal di Pacar Kembang gang 4 No. 30, selain berjualan keliling Mahmudi juga menerima pesanan tahu campur untuk pesta maupun acara-acara lainnya dan menjadi langganan tetap kantor Berita TKP jika ada acara selalu memanggil Mahmudi dikarenakan tahu campurnya enak dan dagingnya lunak serta bumbunya yang sangat terasa. Bagi penduduk yang bertempat tinggal disekitar pacar kembang maupun jalan candisari, jl. kalasan pasti sudah mengenal Mahmudi yang berjualan tahu campur. Salah satu warga sekitar jalan sawentar menambahkan bahwa mulai dari kecil sampai memilliki anak berlangganan tahu campurnya Mahmudi yang orangnya ramah dan supel kepada setiap pelanggannya maupun warga yang dilaluinya berdagang keliling pungkas warga Jl. Sawentar.

Mahmudi berjualan tahu campur secara keliling dari daerah Karanggayam, Terate, Ambengan, Tapak Siring, Mahmudi berjualan secara keliling dari jam 19.00 WIB hingga jam 01.00 WIB sekalipun kedua anaknya sudah besar dan berumah tangga namun Mahmudi tetap berjualan tahu campur untuk menghidupi keluarganya. Itulah kisah hidup Mahmudi penjual tahu campur yang sudah berumur namun tidak mau menggantungkan hidup kepada anaknya. Hal tersebut bisa diambil contoh dan sauri teladan.@Red

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda