Jajakan Wanita, Mami Papi Di Tangkap Polisi

Malang, BeritaTKP.Com  – Subdit IV Remaja Anak-anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jatim membekuk dua pelaku yang berperan sebagai penyedia perempuan penghibur atau yang sering di sebut dengan ‘Mami Papi’ untuk tarian striptis dan berhubungan intim, Keduanya adalah Aris (31) warga Dusun Cimindi Barat, Cibeureum, Jabar dan Nurhayati alias Elis (40) warga Kelurahan Genteng Wetan, Banyuwangi.

Kedua tersangka diamankan dari tempat hiburan malam karaoke Doremi di Malang, Jatim, Jumat dinihari (22/12). Akibat terbukti menjual dan memudahkan perbuatan cabul bagi pengunjung karaoke, keduanya terpaksa berurusan dengan polisi, penggrebekan itu bermula dari laporan masyarakat dan kemudian, polisi melakukan pengintaian beberapa hari. Puncaknya Jumat dinihari, polisi langsung menggerebek mereka.

Penggrebekan dilakukan Jumat dinihari kedua tersangka perannya adalah sebagai mami dan papi. Keduanya menawarkan para lady escort atau lady companion (LC) di tempat karaokenya kepada lelaki yang menjadi tamu karaoke.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Eko Hengky Prayitno mengungkapkan bahwa awalnya kedua tersangka itu menawarkan 17 LC untuk teman bernyanyi. Namun jika pengunjung meminta jasa striptis, kedua tersangka juga siap memenuhi dengan menurunkan anak buahnya.

Dalam hal ini kedua tersangka memasang tarif menemani nyanyi biasanya Rp 100 ribu per jam. Sedangkan untuk jasa tarian striptis dan hubungan intim Rp 1,2 juta, tarif Rp 1,2 juta itu tidak semuanya langsung diterima perempuan LC. Namun uang itu diterima dahulu oleh kedua tersangka. Sekitar Rp 200 ribu untuk papi dan Rp 300 ribu untuk mami. Sedangkan sisanya untuk penari atau LC tersebut.

Selain mengamankan kedua tersangka polisi juga menyita barang bukti uang Rp 8,2 juta, satu bendel bill, tiga buah smartphone merek Oppo warna putih, tiga buah bra berwarna hitam, sebuah celana dalam berwarna pink, selembar tisu usai terpakai, sebuah kondom telah terpakai, dan tiga kondom belum terpakai.

Kini kedua tersangka Mami Papi tersebut dijerat Pasal 296 KUHP tentang perbuatan yang memudahkan perbuatan cabul orang lain. Ancaman hukumannya dua tahun empat bulan kurungan penjara. @irul

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda