Obrak Pemabok, Guru Dan Satpam Jadi Korban Aniaya 4 Berandal

0
186

Surabaya, BeritaTKP.Com – Satpam dan guru, yakni SM, 37, warga Jalan Sukomanunggal dan DL, 35, warga Jalan Dinoyo melaporkan dua pemuda yang menjadi pelaku penganiyayaan terhadap dirinya yakni TN (20) dan Wy (19).

Kedua pemuda tersebut marah saat pesta miras yang mereka gelar diusik bahkan tak terima ditegur, kedua pemuda yang tinggal Jalan Manyar Sabrangan tersebut nekat menghajar orang yang menegurnya, Kasus penganiayaan tersebut terjadi Selasa pagi (12/12). Saat itu, TN dan Wy bersama dua temannya yakni Dn dan Ad (DPO) sedang asyik menenggak miras.

Mereka berpesta miras di Jalan Manyar Sabrangan dekat dengan SMA di kawasan tersebut. Karena itu jam masuk sekolah, sekuriti Slamet menegur keempat pemuda tersebut. Slamet meminta mereka agar tak menenggak miras di dekat sekolahan. Namun teguran tersebut membuat keempat pemuda tersebut marah. Bahkan lantaran tak terima, mereka mengejar Slamet hingga sampai gerbang sekolah tempat Slamet bekerja.

Dan keempat pemuda yang sudah dalam pengaruh miras ini  terlibat cekcok dengan Slamet. Kemudian mengetahui keributan tersebut, Dedi seorang guru di sekolah tersebut mencoba melerai keributan tersebut.

Namun bukannya mereda, keempat pemuda tersebut semakin brutal, Mereka mengeroyok guru dan satpam tersebut. Bahkan salah satu tersangka yakni Novandy sempat melempar paving ke arah Dedi. Lemparan tersebut mengenai tubuhnya. Tak hanya itu,  Novandy sempat mengacungkan pisau dapur ke arah Dedi. Hanya saja, pisau tersebut belum sempat digunakan oleh Novandy.

Hingga akibat kejadia tersebut keepat pemuda brutal itu dilaporkan ke pihak yang berwajib hingga polisi menyelidiki kasus tersebut hingga mengamakna para pelaku dan saat ini para pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut. @lutf/rzk