Keroyok Pemuda 18 Tahun, 8 Jambret Wonokromo Diamankan Polisi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Konser Slank di lapangan Kodam V Brawijaya pada sabtu 23/12/2017 memang banyak menarik perhatian para pemuda apalagi penggemar band slank yang biasa menjuluki dirinya sebagai slanker, namun di balik ramai dan serunya acara konser musik tersebut ada kericuan.

Kericuan tersebut diakibatkan oleh Komplotan jambret yang sering beraksi di wilayah Wonokromo yakni Praja Wisnu (22) warga Jalan Gunungsari Gang 2/9, Rizky Aditya (29) Jalan Gajahmada Gang 2 D/209, Andik Musdiono (20) Jalan Petemon Gang 4/37, dan Giangga Putra (19) warga Jalan Gunungsari Trem Gang 1, Surabaya.

Mereka dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo setelah merampas tas milik Taufiq Ridoh, 18, warga Gandri Rojo, Sedan, Rembang, di Jalan Gajahmada, Sabtu (23/12) lalu.

Berawal Saat itu korban bersama temannya akan melihat konser Slank di lapangan Kodam V Brawijaya. Usai memarkir motor, korban jalan kaki menuju lapangan. Tiba-tiba sebelum masuk lapangan,  korban didatangi pelaku yang berjumlah delapan orang.

Dan Tak lama kemudian korban dihentikan oleh pelaku. Selain itu, tas bawaan korban juga digeledah. Saat itu korban berontak dan melawan pelaku. Mendapati hal itu, pelaku langsung mengeroyok korban hingga babak belur. Korban dikeroyok delapan orang dengan cara dipukuli dan diancam akan ditusuk. Kemudian korban berteriak maling.

Mendengar teriakan itu, sontak warga sekitar dan Satpol PP yang berjaga di traffic light (TL) langsung mengejar pelaku. Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo juga datang mengejar dan menangkap pelaku namun dalam hal ini Empat orang dibekuk. Sedangkan empat lainnya berhasil kabur.

Dan saat berhasil di tangkap pelaku langsung menjalani pemeriksaan dan menurut komplotan ini sudah beraksi dua kali, di kawasan Wonokromo. Satu dari keempat pelaku buronan Unit Reskrim Polsek Wonokromo, Giangga terkait kasus penjambretan, dan pelaku juga mengaku bahwa uang hasil menjabret tersebut digunakan untuk pesta minuman keras.

Selain mengamankan tersangka polisi juga berhasil menyita barang bukti dua unit motor Honda Revo milik pelaku, satu buah pisau, tas berwarna hitam berisi celana warna cream, uang tunai Rp 65 ribu dan HP merek Lexus warna hitam, selanjutnya para tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun kurungan penjara.  @rzk/ynt

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda