Lakukan Penipuan Dan Penggelapan, Guru Ngaji Di Sidoarjo Jadi Tersangka

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Toha Maksun merupakan guru ngaji, asal Ngelom, Sepanjang, Taman, Sidoarjo menjadi terdakwa perkara dugaan penipuan dan penggelapan, dan kini ia harus merasakan duduk di kursi persakitan Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, dalam sidang tersebut sempat terjadi penundaan sementara alias molor dari jadwal lantaran terdakwa dikembalikan lagi digeruduk belasan saksi korban bahkan terdakwa sempat dibawa kembali ke ruang transit tahanan.

Kericuhan ini berawal dari saksi korban yang bersitegang dengan terdakwa saat hendak dibawa menuju ke ruang sidang. “Kamu telah membohongi kami semua,” ujar salah satu saksi korban itu, hingga makian itu ternyata menyulut korban lainnya dan mereka pun ikut mencaci, bahkan terdakwa sempat dipepet para korban.

Mengetahui suasana semakin panas, petugas terpaksa mengembalikan terdakwa ke ruang transit tahanan. Bahkan terdakwa juga menjalani sidang paling akhir, Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Hadi Masruri ini memeriksa tujuh orang saksi yang merupakan korban terdakwa. Salah satu saksi korban, M Aminan mengaku, sudah ditipu sekitar Rp 200 juta.

Sementara itu saksi lainnya, mengaku didatangi oleh terdakwa, namun saksi ini mengaku tidak dalam posisi sadar saat terdakwa memereteli perhiasannya, Tetapi dengan tegas terdakwa membantah yang ditudingkan oleh saksi, Meski demikian, dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum, terdakwa Toha telah menipu belasan orang dengan dalih mampu mengobati dan melariskan dagangan korbannya, dengan meminta sejumlah uang, mencapai ratusan juta rupiah. Perbuatan terdakwa itu didakwa telah melanggar Pasal 374. Junto Pasal 378 KUH Pidana. @nggit