Rumah Warga Rusak Akibat Tertimpa Besi Proyek Pengembang Apartemen Hundred Residence

Surabaya, BeritaTKP.Com – Peristiwa jatuhnya besi Proyek pembangunan Aparetemen Hundred Residence milik PT Rodeco Indonesia yang dikerjakan PT Mitra Konstruksi dijalan Raya Gubeng 102-106 Surabaya pada 3/1/2018 Pukul 08.15 WIB telah merusak rumah Yenni, Warga Jalan Sumatra 121 Surabaya.

Dalam hal ini besi yang berukuran 5 cm × 2 meter dari proyek itu jatuh ke sebuah bangunan kantor milik Yenny melalui plafon hingga merusak meja kerja dengan kaca yang pecah dan beberapa dinding tembok yang hancur karena pentalan besi tersebut.

Namun usai peristiwa itu terjadi, pihak PT Mitra Konstruksi selaku perusahaan yang membangun Apartemen Hundred Residence belum menunjukkan itikad baik apakah akan melakukan ganti rugi atas kerusakan rumahnya. “Untungnya saya baru saja meninggalkan meja kerja itu, kalau tidak nggak tau apa yang terjadi pada saya,tapi pihak proyek Hanya minta maaf saja tapi belum ada rasa tanggung jawabnya, ungkap yeni.

Alexander Arif, SH, CN selaku kuasa hukum Yenny mengatakan, sejak pertama pembangunan Apartemen Hundred Residence itu telah banyak melakukan pelanggaran, diantaranya berakhirnya jam kerja pengerjaan pembangunan yang semestinya dimulai 08.00 hingga 18.00 namun mereka kerjakan hingga 24 jam.

Atas permasalahan tersebut hingga akhirnya di adukan ke walikota surabaya dan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Surabaya memberikan surat peringatan kepada PT Rodeco Indonesia selaku penggagas pembangunan PT Aparetemen Hundred Residence.

Namun tetap saja meski sudah di tegur pihak proyek tersebut tetap mokong dan mengabaikan surat teguran itu, Untuk saat ini Alex selaku kuasa hukum Yenny menunggu itikad baik dari pihak pengembang dan tak segan akan mengajukan gugatan apabila tidak terjadi kesepakatan. “Kalau tidak ada itikad baik kita akan tempuh jalur hukum,” tegasnya.

Sementara itu dari pihak Humas PT Mitra Konstruksi, Wahyu Sabhara saat dikonfirmasi mengakui adanya kelalaian dari tenaga kerjanya. “Besi itu awalnya untuk naruh triplek, kebetulan belum diikat, tapi ketika mau diikat tiba-tiba besi itu jatuh dari lantai 6 dan mengenai rumah warga,” ujarnya.

Dalam hal iti ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan bangunan rumah milik Yenni, Tak hanya itu, Wahyu juga berjanji untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunannya, “Hari ini juga kami perbaiki, dan sekarang saya mau siapkan materialnya, Sementara kita hentikan, sampai pengamanan yang kita buat betul-betul aman,” imbuhnya. @haryanto

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda