Seorang Pelacur Ajak Balitanya Saat Layani Pria Hidung Belang

0
255

Surabaya, BeritaTKP.Com – Miris hidup seorang ibu umah tangga berusia 28 tahun BS alias Sisi, demi memnuhi kebutuhan hidup sehari hari ia rela menjual dirinya dengan cara melayani pria hidung belang, meski masih memiliki seorang suami tetapi hubungan mereka saat ini berstatus pisah ranjang.
Namun meski demikian hal yang dilakukan oleh sisi tak pantas ditiru lantarn saat melayani pria hidung belang tersebut ia tega mengajak buah hatinya yang masih berusia 2,5 tahun.

Wanita yang tinggal di Jalan Raya Pabean, Sedati, Sidoarjo tersebut menjadi pelaku prostitusi online, ia digerebek anggota unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya saat melayani tamu di sebuah hotel di kawasan Jalan Jemursari, Kamis 14/12/2017.

Penggerebekan tersebut merupakan hasil penyelidikan dan kejelian anggota PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam mengawasi sejumlah grup facebook (fb), salah satunya adalah grup bernama Birunya Cinta Purel Online sby. Dari grup tersebut ada salah satu penghuni grup yang belakangan diketahui bernama Ahmad Jawari, 24,. Pria warga Jalan Tropodo RT 6 RW 1, Waru, Sidoarjo tersebut memposting yang isinya menawarkan korban BS dengan caption bantu teman booking out,.

Setelah itu, petugas melakukan penyelidikan dan dari postingan tersebut, polisi mendapatkan informasi jika korban mendapatkan seorang pelanggan tak hanya itu polisi juga berhasil mendapatkan informasi lokasi yang digunakan untuk kencan tersebut.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar menjelaskan setelah mendapatkan lokasi tersebut, polisi lantas melakukan penggerebekan di salah satu kamar hotel. Saat digerebek, BS sedang melayani tamu seorang pria hidung belang. Namun selain dua orang tersebut, polisi juga mendapati anak perempuan yang ada di kamar tersebut.Setelah kami periksa, ternyata anak tersebut merupakan anak korban. Yang memang sengaja dibawa saat melayani tamu. Hal ini sangat miris, imbuhnya.

Dalam penggerbekan tersebut polisi juga berhasil menangkap Jawari ia ditangkap saat menunggu BS di lobi hotel. Jawari adalah orang yang menawarkan BS melalui FB atau seorang mucikari. Modusnya, ia menawarkan korban lewat fb. Kemudian jika ada pria yang berminat maka proses komunikasi selanjutnya dilakukan lewat inbok.

Dalam kasus ini , tersangka Jawari menentukan tarif dan lokasi yang digunakan untuk berkencan Untuk satu kali kencan, Jawari mematok tarif Rp 250 ribu, jumlah tersebut belum termasuk biaya sewa kamar hotel. Nantinya, uang tersebut akan dibagi dengan korban, masing-masing Rp 200 ribu untuk korban dan Rp 50 untuk jasannya.

Dalam pemeriksaanya Tersangka mengaku baru sekali melakukan aksinya. Hal itu ia lakukan karena ingin membantu korban saja. Sebab korban adalah temannya yang ia kenal setahun yang lalu kepada polisi Jawari mengaku dia hanya berniat membantu. Selain itu, dia juga mengambil bagian yang sedikit, lantaran ia juga sudah memiliki penghasilan sebagai penjaga toko. Saya hanya membantu sebab ia mengeluh tak punya uang. Mengenai anaknya, dia sendiri yang minta dibawa, kata terang Jawari. Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti yakni uang Rp 250 ribu, sebuah handphone (hp) dan juga bill hotel.

Sementara itu menurut pengakuan korban Pada saat melayani tamu, BS menyuruh anaknya untuk menghadap membelakangi dirinya yang sedang melayani pelanggan. Kalau tidak seperti itu, dia meminta anaknya memejamkan mata dan juga menghadap ke tembok. @lutfi/yanto