Bus Eka Diduga Mempermainkan Tarif Angkutan Saat Libur Natal Dan Tahun Baru

0
214

Surabaya, BeritaTKP.Com – Pada musim libur Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) ini banyak warga Surabaya yang menikmati liburannya ke luar kota, baik yang sekedar untuk berlibur di tempat rekreasi maupun berlibur di rumah sanak keluarganyanya yang ada di luar kota, Sehingga pengguna transportasi umum seperti Kereta Api (KA) dan Bus banyak dijejali oleh para penumpang.

Dikarenakan ramainya para penumpang, ada Perusahaan Otobus ( PO ) yang memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang melimpah, meskipun bagi sebagian penumpang ada yang merasa ini tidak dirugikan dan ada juga yang merasa dirugikan.

Sepertii yang dialami Suhali (51) penumpang asal Gresik. Ketika menggunakan jasa dari Bus Eka jurusan Surabaya – Magelang PP pada Sabtu 24/12 yang lalu merasa dikecewakan oleh crew Bus Eka saat naik bus dari terminal Giwangan Jogja ke Surabaya. Laki-laki yang biasa pergi ke Jogja untuk menengok putranya di pondok ini mengeluh tentang kenaikan tarif bus yang mendadak, jika biasanya ia di tarik oleh pihak bus sebesar Rp.100.000 saat Nataru ia di mintai Rp. 118.000. “loh…kok 118.000 ya bayarnya, padahal biasanya cuma 100.000,” katanya dengan kesal.

selain tarif yang meningkat ia juga mengeluhkan tentang jalur yang di lewati, “Jalurnya juga dirubah-rubah se enaknya, kasihan calon penumpang yang mau ke Madiun jadi tidak bisa…” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Surabaya – Magelang PP. seharusnya melalui kota Ngawi dan Madiun. Tapi pihak crew bus mengalihkan jalurnya dengan berbagai macam alasan.

Ketika wartawan Berita TKP mendatangi ke kantor PO, di jalan Raya Gilang, 10 Taman Sidoarjo, belum ada pihak manajemen yang menemui sehingga belum ada statemen yang disampaikan, bahkan terkesan lepas tangan, sedangkan dari salah satu petugas di terminal Purabaya mengatakan bahwa, kenaikan tarif angkutan untuk Bus Patas harganya diserahkan ke pihak PO, tapi tidak boleh lebih dari 10 persen. @aroz