Polsek Wonoayu Pamerkan Hasil Bukti Penggerebekan Gudang Pil PCC

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Jutaan pil PCC yang disimpan di sebuah rumah kontrakan berhsail digerebek Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, Jatim pada Rabu pagi 17 Januari 2017.Rumah Imam Mukhlis (52) yang terletak di Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo tersebut sebelumnya sudah diduga sebagai tempat penyimpanan pil paracetamol, cafein, dan carisoprodol (PCC).

Melalui penelusuran tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, Rabu 17 Januari 2018 dini hari, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan, petugas menyita 5,3 juta pil PCC siap edar. Polisi juga menangkap seorang tersangka Imam Mukhlis.Sebagai barang bukti (BB) Kombes Pol Himawan Bayu Aji menyita 5,3 juta butir pil PCC, oven dan berbagai alat untuk pengemasan, dan pil PCC siap edar.”Kami masih melakukan rekapitulasi jumlah barang bukti sekaligus pendalaman terhadap tersangka,” ujarnya kombespol Himawan.

Penggerebekan rumah penyimpanan pil PCC itu merupakan hasil penyelidikan dan tindak lanjut anggota Satreskoba Polresta Sidoarjo atas adanya laporan masyarakat setempat.Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, saat ini tempat kejadian perkara diamankan dan ditutup dengan garis polisi untuk dilanjutkan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dan kini Polsek wonoayu pamerkan hasil penggerebekan gudang pil haram tersebut, dalam hal ini juga turut dihadiri oleh kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo AKBP Indra Brahmana.

Dalam hal ini Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Indra Brahmana mengatakan, pihaknya datang ke Polsek Wonoayu atas perintah Kepala BNN Pusat Komjen Budi Waseso pada BNNP Jatim untuk melihat langsung hasil penggerebekan di Sidoarjo. Apalagi, jumlah pil yang disita juga sangat banyak, “Luar biasa, temuan pil ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala BNN Pusat,” jelasnya.

Dan setelah penangkapan di Surabaya pelacakan terhadap barang bukti lain yang masih tersimpan terus dilakukan. Apalagi, dalam penangkapan tersebut diketahui jika masih ada satu tersangka lagi yang melarikan diri. “Ini menjadi prestasi tersendiri bagi Polresta Sidoarjo. Kami akan terus meningkatkan kerja sama untuk memberantas peredaran narkotika di Sidoarjo,” imbuhnya.

Namunj hingga saat ini petugas belum ditemukan peredaran pil PCC di Sidoarjo. Dengan penggerebekan ini, membuat peredaran pil ini bisa diantisipasi sejak dini. Apalagi, tersangka juga mengaku belum sempat mengedarkannya di Kota Delta, “Kalau sudah beredar, saya bayangkan efeknya ke masyarakat, apalagi jumlahnya sangat banyak,” pungkasnya. @anggit