Dugaan Mantan Kepala Koperasi Lakukan Penipuan dan Penggelapan

Malang, BeritaTKP – Edi Sasmito sebagai mantan Kepala Paguyuban Koperasi Indonesia membeli 1 unit mobil Toyota Avanza denganmeminjam nama (mengatasnamakan) Amirul Mukminin dengan DP minim dan tenor waktu 5 (lima) tahun dan pembelian bulan Desember 2016.

Pembayaran angsuran oleh Edi Sasmito lancar hingga bulan Juni 2017, setelah itu Edi Samito menunggak pembayaran hingga 3 (tiga) bulan. Akan tetapi saat ditemui oleh Amirul di Malang dan Edi membuat surat pernyataan kesanggupan  membayar angsuran dan tunggakan 3 bulan tersebut sudah dibayar oleh Edi, namun Amirul mengalami kerugian financial dengan sejumlah denda keterlambatan pembayaran angsuran yang terpaksa harus dibayarnya sejumlah Rp. 1.500.000,-.

Akan tetapi angsuran selanjutnya di bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018 kembali Edi menunggak.Setiap hari Amirul menagih Edi, namun tak kunjung ada jawaban dari Edi. Oleh karenanya Amirul melaporkan Edi ke Polda Jawa Timur atas kejadian tersebut sebab Edi terindikasi selalu menghilang dan sulit dihubungi melalui telepon selularnya, menurut informasi yang berhasil dihimppum di lapangan dari yang mengaku istri Edi yaitu Ria Ozora bahwa unit Toyota Avanza Veloz ber-nopol AE 1207 NQ tersebut ada ditangan Edi namun sampai berita ini ditulis masih menjadi pertanyaan dimanakah unitnya disembunyikan Edi?

Kejadian ini mengidisikan bahwa Edi tidak memiliki niat baik dan diduda melakukan penipuan dan penggelapan.

Apa yang telah dilakukan Edi tersebut telah dilaporkan oleh Amirul kepada Polda Jatim dan tindakan tersebut telah melanggar pasal 378 tentang penipuan dan 372 tentang penggelapan sesuai dengan laporan Amirul yang diterima SPKT Polda Jatim. Namun demikian Amirul masih memiliki hati dengan minta baik-baik kepada Edi untuk segera mengembalikan unit toyota veloz tersebut.@B.A.Y