Kades Tanjungori Hanya Divonis Setahun Setelah Terbukti Korupsi Dana Desa

Gresik, BeritaTKP.Com – korupsi dana desa yang dilakukan oleh Jumali mantan Kepala Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik sampai hingga pengadilan tipikor Surabya, Terdakwa korupsi Dana Desa (DD) tersebut juga dimintai pembayaran denda Rp.50Jt dan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan hukuman satu bulan penjara.

Saat ini Jumali sedang menghabiskan sisa tahanannya di Rutan Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik. Jumali ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Juli 2017 lalu. Dia anggap korupsi dana desa tahun anggaran 2016 yang totalnya Rp 1,3 miliar.

Dana yang sejatinya diperuntukkan untuk pembangunan jalan dan sejumlah bagunan fisik di Desa Tanjungori dipergunakan untuk memperkaya diri. Dari uang yang digunakan untuk kepentingan pribadi, hanya Rp 50 juta yang telah dikembalikan.Sementara itu Kasi Intel Kejari Gresik Marjuki enggan memberikan komentar. Alasannya, informasi tersebut bukan dirinya yang memberikan.

Dan dari sidang putusan berlangsung pekan lalu. Jumali dianggap melanggar pasal 3 UU tindak pidana korupsi. Selain itu, Jumali juga diminta membayar ganti rugi kepada negara Rp 200 juta lebih.“Terdakwa dan jaksa sama-sama menerima putusan tersebut,” ujar seorang sumber di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Hukuman yang dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang meminta terdakwa dihukum satu tahun tiga bulan. Turun tiga bulan. Vonis tersebut merupakan batas minimal hukuman. “Dia sudah menjalani sisa kurungan,” imbuh dia. @red