Edarkan Pil Kopli, ABG 18 Tahun Dihukum 9 Bulan Penjara

0
191

Gresik, BeritaTKP.Com – Terdakwa Ahmad Qomaruddin (18) pemuda asal Desa Munggugebang RT 2 RW 1, Kecamatan Benjeng, Gresik jadi pesakitan setelah ditangkap anggota Polsek Balongpanggang saat melakukan transaksi pil koplo. Dari hasil penggeledahan ditemukan 30 butir pil.

Kasus tersebut berkembang. Polisi kemudian mengamankan Sukartini(40) perempuan asal Desa Kedungsumber RT 6 RW 1, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Wanita tersebut menyimpan 535 butir koplo di kandang ayam belakang rumahnya.

Dalam sidang pembacaan putusan yang diketuai Herdiyanto Sutantyo, terdakwa Ahmad Qomaruddin dinyatakan bersalah dan divonis hukuman 11 bulan penjara. Terdakwa juga divonis pidana denda Rp 3 juta Jika denda tidak sanggup dibayar, diganti dengan kurungan selama satu bulan.

Hukuman yang diterima Qomarudin sebenarnya cukup berat dibanding bandarnya. Sebab, sang bandar Sukartini, hanya diganjar hukuman 9 bulan oleh hakim Putu Mahendra. Terdakwa Ahmad Qomaruddin bersalah melanggar pasal 197 UU RI No 36/2009 tentang kesehatan karena telah mengedarkan pil koplo sebanyak 30 butir.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Seto Nugroho menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun. Berdasarkan fakta persidangan, baik terdakwa Qomaruddin dan Sukartini sama-sama belum pernah dihukum. Keduanya juga sudah mengakui kesalahannya.Berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, Putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Meski terdakwa menerima hukuman itu, JPU memilih untuk pikir-pikir. “Pikir-pikir yang mulia,” timpal Esti menanggapi pertanyaan hakim. @red