Residivis Maling Helm Jadi Pengedar SS Dibekuk Polisi

0
169

Surabaya, BeritaTKP.Com – Salim (41) warga Jalan Pucangan Gang 3, nomor 83, Gubeng, Surabaya harus kembali merasakan pengapnya sel tahanan lantaran ia terbukte sebagai pengedar narkotika jenis 1 sabu sabu, diketahui sebelumnya bahwa pelaku merupakan residivis kasus narkoba dan pencurian helm yang kasusnya ditangani Polsek Gubeng.

Bisnis barang haram yang dilakukan oleh salim tersebut terbongkar oleh Tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo, sementara itu Salim dibekuk di kamar kosnya Jalan Pucangan Gang 3, Rabu sore (17/1) lalu. Penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan warga mengenai adanya peredaran narkoba di wilayah Pucangan.

Awalnya saat digerebek tersangka sempat menyembunyikan barang bukti sabu-sabu. Namun karena ketelitian polisi dalam menggeledah kamar, akhirnya barang bukti ditemukan di laci meja, dalam kasus ini biasanya tersangka membeli SS satu gramnya dengan harga Rp 1,3 juta. Kemudian dijadikan 10 poket dengan harga jual Rp 150 ribu per poket. Dari pengakuannya, tersangka membeli barang tersebut dari seseorang yang belum dikenal dengan cara sistem ranjau, Tersangka sudah menjalankan bisnis jualan SS selama tiga bulan. Setiap satu gramnya dia untung Rp 200 hingga 300 ribu.

Alasan tersangka nekat melakukan bisnis barang haram itu karena ekonomi dan sudah kecanduan. Dari pemeriksaan tes urine, tersangka juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba, selain mengamankan tersangka petugas juga mengamankan sejulah barang bukti berupa 24 poket SS klip kecil dengan berat satu gram, tiga liting grenjeng, satu buah korek api, 69 plastik klip kosong, satu buah HP, dan uang hasil penjualan Rp 500 ribu.

Dan untuk ke sekian kalinya tersangka harus menikmati pengapnya sel tahanan lantaran tersangka dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun kurungan penjara. @rzk