KPPBC Gagalkan Penyelundupan 3 Kg Sabu di Juanda

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda berhasil menggagalkan Dua penyelundupan sabu di Bandara Juanda, Sedati, dalam penggagalan tersebut petugas berhasil mengamankan dua tersangka dan 3,090 kilogram sabu-sabu.

Tersangka tersebut berinisial ZH (27) dan RY (37) keduanya warga Lombok, Nusa Tenggara Barat dalam penangkapanya keduanya ditangkap setelah dari Johor Baru Malaysia- Surabaya menumpang pesawat Air Asia keduanya itangkap terpisah, ZH diamankan pada 14 Januari, sementara RY pada 17 Januari lalu.

Tersangka ZH yang pertama kali ditangkap karena gelagat mencurigakan usai turun dari pesawat. Ia seperti bingung dan akhirnya diamankan petugas dan dibawa ke ruang pemeriksaan. Tapi ternyata petugas tidak menemukan benda mencurigakan di barang bawaannya, Kemudian, ZH dilanjutkan dengan pemeriksaan wawancara atau interogasi oleh custom narcotics KPPBC Juanda.

Saat proses wawancara tersebut tersangka terlalu berbelit belit dalam menjawab, sehingga petugas pun langsung melakukan rontgen pada tersangka, dan benar saja saat dibawa ke klinik Bandara Juanda diketahui ada benda yang mencurigakan di saluran dubur tersangka. Ternyata ia membawa Kristal putih yang dimasukkannya di dubur, kristal itu diwadahi plastik yang dimasukkan dalam karet balon.

“Dari wawancara ini keterangan tersangka berbelit-belit, lalu kami lakukan rontgen pada tersangka,hasilnya Ada dua buah karet balon yang keluar dan masing-masing seberat 70 gram, sehingga totalnya 140 gram. Saat kami periksakan ternyata benar bubuk kristal ini adalah SS,” ungkap Kepala KPPBC Tipe Madya Juanda Budi Harjanto.

Dan selanjutnya pada 17 januari KPPBC Juanda kembali menangkap penyelundup sabu namun kali ini dari .   Johor Baru, Malaysia-Surabaya berinisial RY dan penangkapan tyersebut terungkap setelah barang bawaan tersangka terdeteksi di X-ray ada barang yang mencurigakan dalam baskom stainlees stel yang dibawanya.

Dalam penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan sekitar 2,950 kilogram SS dari baskom yang di bawah oleh tersangka, dalam hal ini Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan hendak dibawa ke mana SS sebanyak itu. Ia mengatakan, menurut keterangan kedua tersangka, mereka baru pertama kali ini mengirim SS.

Dan diketahui bahwa keduanya baru kenal dengan seseorang di Johor Baru, kemudian diminta mengirimkan paket ini terbang ke Surabaya. Untuk ke mana paket ini akan dikirim, mereka mengaku tidak tahu namun saat ini masih proses penyelidikan. @red