Polisi Ciduk Pelaku Pembobol Brangkas di Mall Jalan Tunjungan

Surabaya, BeritaTKP.Com – Mengingat kasus pembobolan brangkas terjadi di sebuah toko di lantai 6 mall di Jalan Tunjungan. Pelaku yang dipastikan sebagai mantan karyawan toko tersebut mencuri berangkas yang berisi uang Rp 71,2 juta setelah berhasil mengelabuhi satpam mall. Dia menyaru sebagai karyawan yang aktif dan menunjukkan surat pengambilan barang, Bermodal rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi mobil dan juga memeriksa sopir kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkut berangkas berisi Rp 71,2 juta tersebut.

“Mobil tersebut kami identifikasi dari rekaman CCTV. Mobil inilah yang digunakan pelaku pencurian berangkas untuk mengangkut berangkas yang berisi uang toko tersebut,” ungkap Kapolsek Tegalsari, Kompol David Trio Prasojo, setelah mengidentifikasi mobil tersebut, pihaknya lantas melakukan pelacakan. Ternyata mobil tersebut adalah milik Akbar.

Dalam kasus ini sebelumnya diketahui bahwa pelaku beraksi dengan menyewa taksi online yang di pesanya melalu aplikasi penyedia jasa taksi online, sehingga polisi dalam kasus ini memanggil Sopir mobil Toyota Etios warna putih, Akbar untuk dilakukan penyidikan atas kasus pembobolan tersebut Sopir taksi online yang diketahui tinggal di kawasan Manukan ini juga datang dengan mengemudikan mobil dengan nopol L 1763 FO, Kemudian pada saat hendak diamankan, Akbar mengaku jika ia hanyalah sopir taksi online yang saat itu di order oleh pelaku.

Atas dasar keterangan saksi tersebut kemudian polisi melakukan kroscek ke manajemen taksi online tempat ia bekerja, ternyata memang benar ada bukti order dari pelaku, selain itu Bukti order tersebut menunjukkan waktu kejadian, yakni hari Minggu (31/12) sekitar pukul 02.00. Tempatnya juga persis seperti yang diceritakan saksi dan juga rekaman CCTV tersebut. Sehingga dari bukti tersebut, polisi menyimpulkan jika Akbar memang tak terlibat dalam aksi pembobolan tersebut, “Saksi memang hanya di order pelaku. Dari order tersebut akhirnya juga mengetahui identitas pelaku. Kami pastikan dia pelakunya dan merupakan mantan karyawan toko tersebut,” ungkap Kompol David.

Dan Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari akhirnya berhasil meringkus pelaku pembobolan berangkas di toko Mesio di lantai 6 mall di Jalan Tunjungan. Pelaku yang ditangkap tersebut ialah, Erom Febri Subiyakto (21) warga Jalan Kupang Panjaan VII nomor 2A.

Sebelum ditangkap, Pelaku sempat burun sebulan sebelum akhirnya Febri ditangkap pada Senin (29/1). Dia saat itu ketahuan menginap di sebuah hotel di kawasan Kedungsari, Surabaya. Pada saat ditangkap, tersangka hanya pasrah dan mengakui perbuatannya dan setelah polisi mendapatkan informasi jika tersangka menginap di hotel tersebut, kami lantas melakukan pengintaian dan penangkapan.

Penangakapan terhadap Febri memang cukup lama. Sebab setelah tersangka melakukan aksi pembobolan tersebut, ia selalu berpindah-pindah. Bahkan ia sempat kabur ke luar kota. Kemudian cara yang ditempuh polisi ialah menyamar sebagai teman tersangka.

“Anggota mengaku sebagai teman tersangka, setelah itu kami mencoba mendekati nenek tersangka untuk mengorek informasi. Dari keterangan nenek tersangka inilah kami mendapatkan banyak informasi,dan setelah ditangkap, polisi memeriksa tersangka untuk mengetahui modus yang dilakukan. Dari penjelasan tersangka, modus pembobolan yang ia lakukan sama persis seperti yang sudah terekam CCTV,” jelas Kompol David.

Dalam aksinya tersangka masuk dengan mengelabuhi satpam mall. Dia menyiapkan Id cardnya dan mengatakan kepada satpam jika ia hendak mengambil barang dari tokonya. Kemudian ia masuk ke mall dan menuju ke toko tempat ia bekerja, Disana ia sudah menyiapkan kunci duplikat untuk membuka toko tersebut. Setelah itu ia mengambil berangkas dan dimasukkan ke dalam kardus.

Selanjutnya, Setelah dibungkus dengan rapi, kardus yang berisi berangkas uang Rp 71,5 juta tersebut dibawa turun dengan menggunakan troli. Tak lupa sebelum keluar, ia mengambil surat pengambilan barang agar lolos saat diperiksa sekuriti, diketahui bahwa Tersangka sudah enam bulan bekerja disana, sehingga sudah hafal seluk beluk toko, tempat pemilik menyembunyikan uang serta bagaiman cara keluar dari mall dengan membawa barang.

Dan Setelah lolos dari sekuriti, ia lantas memesan taksi online untuk mengangkut barang tersebut. Kemudian, ia meminta sopir mengantarkannya di kawasan Simo. Setelah turun, ia lantas pulang dan membuka berangkas tersebut, Tersangka mengambil uang Rp 71,2 juta tersebut. Uang itu lantas ia gunakan untuk kabur.

Sebelumnya, Febri juga dilaporkan atas kasus penggelapan uang toko sekitar Rp 150 juta. Laporan penggelapan tersebut hanya selisih beberepa hari sebelum ia beraksi dan saat itu polisi masih mendalami kasus penggelapan Rp.150 Juta Tersebut.

Menurut pengakuan tersangka sebelum melakukan aksinya ia sudah merencanakan matang matang dimana sebelum beraksi ia menduplikatkan kunci dan keesokan harinya ia melakukan aksinya Pemuda ini juga mengatakan sudah mempelajari dengan seksama bagaimana mengambil berangkas tersebut. Karena sudah niat, maka saat beraksi ia begitu tenang. Setelah aksinya berhasil, dia lantas menggunakan uang tersebut untuk foya-foya.

“Saya sudah tahu kalau saya dilaporkan atas kasus penggelapan. Untuk itu saya ingin kabur dengan cara mencuri uang yang ada di dalam berangkas, Saya gunakan untuk pergi ke diskotik, menyewa hotel, dan juga memboking wanita. Terhitung sekitar 15 wanita saya booking untuk teman tidur di dalam hotel, uang hasil pembobolan tersebut juga untuk membeli Handphone (HP), namun saya jual kembali” akunya. Dan selanjutnya ia di amankan untuk proses hukumlebih lanjut. @red