Cabuli Gadis Dibawah Umur, Anak Punk Dipolisikan

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Aji Suwito sorang anak punk yang kini harus mendekam di sel tahanan setelah ia tertangkap mencabuli gadis yang masih di bawah umur, dan pada kasus ini tersangka dijatuhi hukuman pidana selama enam tahun penjara selain itu ia juga hukuman hukuman denda Rp 1 miliar, apabila denda tidak dibayar maka terdakwa wajib mengganti dengan pidana penjara selama 2 bulan.

Dalam amar putusan Majelis hakim yang diketuai hakim Hariyanto menyatakan terdakwa Aji Suwito yang juga anak punk ini bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan tipu muslihat dengan membujuk anak melakukan persetubuhan, Vonis yang dijatuhkan hakim Hariyanto ini lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi. Pada sidang sebelumnya, jaksa dari Kejari Surabaya ini menuntut terdakwa dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, subsider 5 bulan kurungan.

Kasus asusila ini berawal dari perkenalan terdakwa dengan SA (korban) di Lapangan Kodam Brawijaya pada 15 Oktober 2017. Saat itu, korban berkenalan dengan terdakwa dan teman-temannya dari Komunitas Anak Punk asal Pasuruan, Dari perkenalan itulah, korban sering diajak terdakwa mengamen di beberapa daerah di Surabaya. SA yang masih berusia 13 tahun kemudian kembali diajak terdakwa mengamen di daerah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 18 Oktober 2017.

Dan pada saat di losa pelabuhan tersebut terdakwa mulai memiliki niat buruk terhadap korban. Jelang malam, korban diberi minuman keras oleh terdakwa. Setelah korban mabuk, terdakwa langsung membawa korban masuk ke dalam kontainer dan menyetubuhinya Tak berhenti disitu, terdakwa kembali menyetubuhi korban di sebuah gubuk di daerah Pasuruan..

Dan kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatanya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. @lutf