Oknum Jaksa dan LSM Diamankan Tim Saber Pungli

Surabaya, BeritaTKP.Com – Oknum jaksa di Kejati Jatim serta seorang LSM dan satu warga sipil di ringkus oleh Tim saber pungli gabungan Polres Mojokerto dan Kejaksaan Negeri Mojokerto, Mereka diamankan polisi karena diduga melakukan pemerasan terhadap pegawai wisata religi Jolotundo, Mojokerto.

Ketiganya yang diamankan oleh tim saberpungli yakni AK (50) jaksa fungsional di bidang intelijen kejati Jatim, HCW (52) anggota salah satu LSM (lembaga swadaya masyarakat), warga Gubeng, Surabaya, Serta IW (47) warga Pabean Cantikan, Surabaya.

Kasus ini bermula Pada Sabtu (3/2/2018) sekitar pukul 21.30 wibb, para pelaku datang ke wisata Jolotundo, Trawas, Mojokerto. Mereka mengaku dari Kejati Jatim, untuk mengecek dugaan kecurangan penjualan karcis, selanjtnya , para pelaku membawa paksa korban AH, pegawai honorer di tempat wisata Jolotundo, warga Tulangan, Sidoarjo, ke dalam mobil dan dibawa keliling di wilayah Mojokerto dan Sidoarjo.

Pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 75 juta. Korban merasa keberatan dan disepakati Rp 35 juta namun Saat itu, korban hanya membawa Rp 3 juta, sehingga kekurangannya diberikan esok hari selanjutnya bPada Minggu 4/2/2018, korban menyerahkan uang lagi sebesar Rp 10 juta. Sebelum menyerahkan uag tersebut, korban melaporkan ke Kejari Mojokerto dan Polres Mojokerto.

Dan saat menyerahkan uang Rp 10 juta saat itulah pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut diamankan oleh tim saber pungli, dalam kasus ini juga Selain mengamankan ketiga pelaku, tim juga menyita barang bukti diantaranya uang tunai Rp 11,9 juta. 6 bendel karcis masuk wisata Jolotundo dan uang tunai Rp 612 ribu. 1 unit mobil Mitsubishi Kuda serta 4 unit handphone.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan atas penangkapan ketiga tersangka tersebut, “Tiga orang kami amankan karena diduga melakukan pemerasan. Ini kolaborasi tim saber pungli melakukan OTT (operasi tangkap tangan) terhadap oknum jaksa, LSM dan seorang warga,”  ujarnya. Selanjut kasus ini nantiny akan ditangani oleh polres mojokerto.  @red