SPBU Mokong, Tolak Layani Konsumen

0
113
SPBU yang tidak melayani konsumen dengan baik

Surabaya,BeritaTKP.Com – Pelayanan terhadap Konsumen baik skala besar maupun kecil terkait pembelian BBM di SPBU (Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ) hendaklah bisa di rasakan oleh sebagian masyarakat, banyak SPBU menempelkan stiker slogan Tiga S (Senyum Salam dan Sapa) namun pada kenyataannya juga ada SPBU Mokong dengan Arogannya menolak pembelian di bawah 1 liter, dengan dalih sudah menjadi peraturan manajemen perusahaan.

Awal kejadian Jumat (02/02/2018) pukul 09.30 wib seorang konsumen bernama N sepeda motornya nyendat – nyendat seakan mau kehabisan bensin maka N langsung membelokkan sepedanya ke SPBU No 54.601.121 untuk membeli bensin namun N hanya memiliki uang Rp 6000 kurang dari harga 1 liter baik premium maupun pertalite, N juga sudah menjelaskannya ke Rn petugas SPBU tersebut bahwa ini darurat mungkin sepedanya akan mogok, dengan minta tolong ke Rn serta menunjukkan tangki sepeda motornya yang kosong, namun jawaban dari Rn sangat mengecewakan,’’ maaf pak kami tidak melayani penjualan di bawah 1 liter, ini peraturan dari Bos , kalau saya langgar nanti saya akan di pecat,’’ jelas Rn.

Sebagai konsumen yang di tolak dengan alasan yang tidak rasional oleh petugas SPBU maka N mencari kebenaran informasi tersebut, N menemui salah satu Supervisor Er, lantas Er juga mengatakan sama bahwa SPBU ini tidak melayani pembelian di bawah 1 liter,namun di SPBU tidak ada pemberitahuan baik stiker maupun tulisan sehingga konsumen tidak merasa kecele, di karenakan belum adanya aturan atau Undang – undang yang memberlakukan tentang pelarangan penjualan BBM di bawah 1 liter baik dari Pertamina maupun Dinas ESDM serta Dinas Perdagangan dan Perdagangan, karena dengan kemajuan teknologi SPBU menggunakan mesin digital sehingga tidak repot melayani penjualan dengan Nominal.

Ketika di klarifikasi Wartawan BeritaTKP, Hrn selaku kepala supervisor mengakui,’’ iya pak SPBU kami tidak melayani pembelian di bawah 1 liter, dan kami sudah ada ijin dari Pertamina Regional V jagir, selama ini tidak ada masalah dan silahkan saja di beritakan,’’ ungkap Hrn.

Masih kata Hrn bahwa SPBU ini mempunyai 3 cabang di Surabaya yang semuanya milik ST bos SPBU tersebut, sementara itu di tempat terpisah Rifky Humas Pertamina Regional V Jagir Surabaya di hubungi melalui Hp selulernya menjelaskan,’’ yang jelas tidak ada larangan seperti itu mas, akan segera kami tindak lanjuti serta menegur keras SPBU-nya serta memberikan arahan ke seluruh operatornya,’’ jelas Rifky. Di harapkan pihak Pertamina memberikan sanksi tegas kepada SPBU tersebut, yang tidak bisa memberikan layanan baik terhadap masyarakat agar ke depannya masyarakat tidak di rugikan.@Nur A.

.