Edan, Bocah 14 Tahun Bobol Mobil Curi Uang Rp 31 Juta

0
143

Sumenep, BeritaTKP.Com – Akhir akhir ini apa yang dilakukan generasi sekarang sangat memprihatinkan, terlebih anak yang bisa di bilang usianya masih anak anak bisa melakukan tindak kriminal, setelah terjadi pencabulan, pertikaian, hingga kekerasan bahkan terhadap gurunya hingga meninggal dunia kini anak di sumenep terungkap kasus pembobolan mobil yang dilakukan anak 14 tahun.

Yakni SBS atau IPG (14), warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep itulah tersangka yang masih di bawah umur ini mengambil uang tunai Rp 31 juta dan 3 buah HP dari dalam mobil Mitsubishi L-300 yang tengah parkir di Masjid Jamik Sumenep.

Dalam aksinya Tersangka IPG mengambil uang dengan cara menggeser kaca mobil yang tidak dikunci. Kemudian tersangka masuk mobil  mengambil uang dan HP, selanjutnya keluar melalui pintu mobil dan selanjutnya Uang hasil curian itu diserahkan pada tersangka AM atau KK. Kemudian oleh KK, IPG semula diberi bagian Rp 3 juta, namun keesokan harinya diambil lagi oleh KK Rp 2 juta, sehingga IPG hanya menerima Rp 1 juta.

AM atau KK (27), merupakan warga Jl. MH Thamrin Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep. Dan dikethui bahwa KK inilah yang diduga sebagai otak pencurian, Sisa uang yang ada di tangan KK kemudian dibelikan dua unit sepeda motor Yamaha RX seharga Rp 6.500.000. Kemudian sebagian lagi untuk membayar hutang, dan juga untuk foya-foya bersama BDR, SBH atau IPL, dan JS.

BDR (52) merupakan warga Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, IPL (26) warga Desa Batang-batang Daya Kecamatan Batang-batang, dan JS (17), warga Jl. Kurma Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.

Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen mengungkapkan bahwa para pelaku menikmati uang hasil curian IPG ini ada empat orang. Setelah dibagi-bagi dan digunakan untuk foya-foya, uang yang ada di tangan KK tinggal Rp 8.600.000. Uang itulah yang disita dan dijadikan sebagai barang bukti

Saat melakukan aksi mencuri uang Rp 31 juta di dalam mobil itu, IPG lolos. Pelaku yang masih anak-anak ini ditangkap dua hari berikutnya ketika akan melakukan aksi yang sama di depan sebuah rumah makan di Desa Pangarangan Kecamatan Kota dan Tersangka IPG ini akan mengambil barang-barang di dalam mobil yang diparkir pemiliknya di depan rumah makan. Tapi belum berhasil mencuri, pelaku kepergok pemilik mobil selanjutnya Pelaku kemudian dibawa ke Polres Sumenep untuk diperiksa.

Dalam pemeriksaan itulah terungkap bahwa tersangka IPG pernah melakukan pencurian uang di dalam mobil yang ada di depan Masjid Jamuk, kapolres juga mengungkapkan Dalam pemeriksaan terus berkembang, hingga akhirnya kami mendapatkan 5 tersangka untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini. Selain IPG, komplotan penadah yakni JS juga masih di bawah umur.

Sementara itu untuk proses hukum JS masih berstatus pelajar aktif. Umurnya 17 tahun. Sesuai undang-undang peradilan anak, akan di lakukan ‘diversi’. Jadi dari 5 tersangka, yang kami tahan 4 orang sementara itu Tersangka IPG dijerat pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP. Sedangkan keempat tersangka lainnya dijerat dengan pasal 480 ayat (1) ke 1e. @sul