Bea Cukai Lakukan Pemusnahan Rokok Ilegal Senilai Rp 6 Miliar

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Lagi lagi petugas bea dan cukai menemukan pelanggaran yang dilakukan produsen rokok ilegal hampir sama, yaitu rokok tanpa pita cukai, menggunakan pita cukai lama, dan bekas dan kini Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) tipe madya Sidoarjo, Selasa 6/2/2018 pagi memusnahkan 10,5 juta batang rokok ilegal senilai Rp 6 miliar dibakar.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal bea dan Cukai Jatim M Purwantoro mengatakan, penindakan yang sudah dilaksanakan pada 2017 akan terus ditingkatkan. Karena penindakan rokok ilegal tersebut sebenarnya tidak hanya mengejar penerimaan dari sektor cukai, namun juga terkait dengan persaingan usaha dan iklim usaha yang baik di Jawa Timur.“Ini sangat merugikan produsen rokok yang legal. Apalagi, harga rokok ilegal ini hampir setengah dari harga rokok legal,” jelasnya.

Penindakan yang dilakukan selama tahun lalu berhasil pula mengatrol penerimaan sektor pajak yang dibebankan pada Kanwil DPBC Jatim mencapai Rp 14 triliun. “Pada tahun lalu kami mencatat penerimaan Rp 14,1 triliun. Saya harap ini terus ditingkatkan untuk 2018,” harapnya.

Penindakan yang dilakukannya ini tidak hanya terfokus pada satu wilayah, melainkan Surabaya, Sidoarjo hingga Mojokerto juga disasar, Kepala KPPBC Sidoarjo Noer Rusyidi menjelaskan bahwa wilayah perbatasan memiliki kecenderungan banyak ditemukan rokok ilegal seperti di Waru, Tanggulangin, hingga Krembung.

“Lokasi-lokasi perbatasan kota atau kabupaten yang banyak kami temukan peredaran rokok ilegal ini, dalam kurun waktu satu tahun ia melakukan  sekitar 56 kali penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Namun penindakan sebanyak itu tidak semua bermuara ke meja hijau. Tercatat, enam kasus diteruskan ke meja hijau sementara lima di antaranya sudah P21. Sementara untuk kasus yang lainnya dikenakan denda dan Kalau memang bukti-buktinya terkumpul maka akan diproses,” ujar Noer Rusyidi. @red