Dugaan Adanya ‘Penyunatan’ Uang Harian Driver Ambulance RSUD Sampang

Sampang, BeritaTKP.Com Salah satu driver ambulance RSUD Sampang, Karim merasa dirugikan dengan masalah dugaan pungli jasa anggaran perjalanan dinasnya bahkan dalam kasus ini ia mengungkapkan bahwa Salah satu driver ambulance RSUD Sampang, Karim merasa dirugikan dengan masalah dugaan pungli jasa anggaran perjalanan dinasnya

Pemotongan uang harian perjalanan dinas driver ambulance tersebut di duga dilakukan oleh Oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, Madura.

Tak hanya itu sopir ambulance tersebut juga mengungkapkan bahwa uang yang diterimanya tidak tertera dalam bukti penerimaan uang harian”Saya merasa dirugikan dengan adanya potongan yang tidak jelas ini. Ketika ditanya kepada bagian yang menangani hal tersebut, banyak alasan yang tidak rasional,” ujarnya.

Sedangkan Imam Raharjo selaku Imam Raharjo Kepala Instalasi Ambulance RSUD Sampang mengungkapkan bahwa perjalanan dari dinas lain langsung dibayar. Tetapi, di RSUD menerima tiap bulan, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah beberapakali melakukan perjalanan dinas baik ke luar maupun dalam kota.

Imam juga mengungkapkan bahwa ia memiliki bukti penerimaan dan potongan uang yang diterimanya. Namun, ia tidak tahu dan tanpa ada kejelasan akan penggunaan hasil pemotongan itu, “Direktur bilang kepada driver ambulance, tidak ada potongan satu persen pun. Jadi, teman-teman cuma curiga tanpa bukti,” ujarnya.

Sementara itu , Humas RSUD Sampang, dr. Yuliono mengujarkan bahwa pihaknya belum tahu tentang masalah jasa uang harian perjanan dinas dan Pihaknya akan mencari tahu kepada bagian pelayanan dan keuangan. @sul