Pelaku Pembunuh Terhadap Istrinya Divonis 9 Tahun Penjara

Gresik, BeritaTKP.Com – Sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik dengan terdakwa pembunuh istri, Ilham Rois (41) divonis 9 tahun penjara lantaran dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal pasal 44 ayat (3) UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan di dalam rumah tangga.

Terdakwa terbukti membakar dan membunuh istrinya karena cemburu. Utie Aristanti, istrinya, dituduh berselingkuh. Terdakwa kemudian membunuh dan membakar hidup hidup istrinya, Jalan Kampung Tengah l/48 Surabaya. Korban juga berdomisili di Jalan Tirtonadi, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Sebelum dibakar, korban dicekik lehernya hingga tewas di sebuah pekarangan di Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo. Korban baru ditemukan tak lama kemudian oleh seorang petani. Tak lama kemudian, ada wanita yang mengaku anak korban. Usai dilakukan pencocokan identitas dan sekaligus otopsi, korban diketahui adalah Utie Anistanti. Perempuan dengan tiga anak ini diduga dibunuh oleh terdakwa yang melarikan diri ke Yogjakarta usai membunuh.

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Lia Herawati itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Thesar Yudhi Prasetyo. Saat itu JPU meminta hakim menghukum terdakwa dengan penjara selama 13 tahun.

Warga Jalan Kampung Malang Tengah, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari Surabaya tersebut dinilai terbukti membunuh Utie Aristanti. Korban tewas dicekik dan tubuhnya dibakar di sebuah pekarangan di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, tahun lalu.

Atas vonisan tersebut Penasehat Hukum (PH) Wellem Mintarja menyatakan kecewa dengan vonis tersebut. Hukuman 9 tahun dianggap tidak menunjukkan rasa keadilan. Karena dalam persidangan tidak ada satu pun saksi yang mengetahui kejadian tersebut, Selain itu, saksi dari ahli forensik juga tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. “Harapan kami terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan. Langkah hukum selanjutnya kami masih menunggu koordinasi dengan keluarga terdakwa,” ujar Wellem. @HerC