Resahka Warga, Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa

0
248

Surabaya, BeritaTKP.Com – Akhir akhir ini warga tambak asri melati RT.04 RW.06 surabaya diresahkan dengan aksi pencurian, bahkan dalam kurun waktu tiga minggu warga tambak asri melati kehilangan dua motor sekaligus.

Jum’at 9/2/2018 pukul 18.15, warga tambak asri digegerkan kembali dengan aksi kriminalitas maling motor, namun kali ini pelakunya berhasil ditangkap, tak hanya itu pelaku juga dihajar oleh masa hingga wajah dan tubuhnya babak belur berlumuran darah.

Kejadian bermula saat pemilik motor yang masih baru dan belum terbit plat nomornya bernama Anna sedang melaksanakan ibadah sholat maghrib, kebetulan rumah Anna berada di depan mushola dan tiba tiba tetangga korban berteriak lantaran melihat pria yang tak di kenal mengeluarkan motor baru milik Anna.

Sontak saat itu juga warga meneriaki pelaku maling, hingga teriakan tersebut mengundang massa yanglain dan tersangka yang berhasil di tangkap langsung dihajar tanpa henti, hingga akhirnya datang anggota polsek kerembangan untk menenangkan massa dan menangani kasus tersebut.

Selanjutnya petugas mengamankan pelaku dari amuk massa ke Balai RT.04 tambak asri melati , tak disangka ternyata pelau adalah warga kampung sebelah yang rumahnya tak jauh dari rumah korban, bahkan saat di amankan di balai RT istri pelaku turut medampingi pelaku yang babak belur tidak berdaya.

Menurut keterangan saksi warga setempat pelaku dari arah kampungnya jalan menuju mushola lengkap dengan menggunakan peci, baju lengan panjang, dan mengenakan sarung seperti layaknya orang hendak sholat, namun warga mencurigai lantaran pelaku diam diam masuk menuju rumah korban padahal di mushola sholat magrib sedang berlangsung,tak lama kemudian pelaku mengeluarkan motor dari rumah korban dengan tenang, tetangga yang mengetahui langsung berteriak maling.

Sementara itu pelaku yang panik langsung melarikan diri, namun uniknya pelaku melarikan diri ke dalam mushola dan berpura pura seperti orang wiritan sedangkan jamaah lain sedang menunaikan ibadah sholat magrib.

Massa yang kesal langsung menarik pelaku keluar mushola dan menghajarnya hingga babak belur, saksi juga menegaskan bahwasanya pelaku beraksi tak sendirian melainkan ada tiga atau empat pelaku lainya termasuk pelaku yang tetangkap namun mereka berhasil melarikan diri.

Wahyu Santoso, selaku ketua RT.04 Tambak Asri Melati mengungkapkan bahwa ia dan warganya merasa sedikit lega lantaran pelaku pencurian di kampungnya telah tertangkap dan pihaknya akan menjaga terus keamanan serta kesiagaan lantaran tidak menutup kemungkinan pelaku pencurian masih berkeliaran di sekitar kampung Tambak Asri.

“Saya beserta warga merasa sedikit lega, karena pelaku pencurian yang selama ini meresahkan warga sudah ditangkap, namun kita juga masih was was karena di duga pelaku pencurian tesebut berkomplotan maka dari itu tidak menutup kemungkinan pelaku lainya masih berkeliaran,” ujar Wahyu.

Setelah berhasil diamankan di balai RT pelaku selanjutnya akan di giring ke kantor polisi bersama dengan beberapa saksi, namun proses pemindahan pelaku menuju mobil patroli terjadi kesulitan lantaran banyaknya massa yang saat itu berada di lokasi bahkan massa masih melontarkan kekesalnya dengan meneriaki agar pelaku di bunuh atau di bakar.

Hingga emosi massa berhasil di redam oleh petugas dan selanjutnya pelaku bersama korban dan saksi di bawa ke kantor polisi polsek kerembangan guna pemeriksaan lebih lanjut, selain mengamankan tersangka petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor vario warna hitam baru yang masih belum terbit plat nomornya. @red