Pensiunan Provos Polrestabes Di Tangkap Polisi Setelah Terpergok Bawa Sabu

Surabaya, BeritaTKP.Com– Mantan anggota Provos Polrestabes Surabaya Warsito Basuki (61) warga Jalan Kalilom Gang Mawar tertangkap anggota Polsek Tegalsari menyimpan satu poket sabu-sabu (SS), ia ditangkap saat setelah melakukan transaksi kristal haram tersebut.

Penangkapan terhadap Wasito dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Tegalsari mendapat informasi adanya seseorang yang membawa SS, hingga petugas melakukan penyelidikan, polisi mendapatkan ciri-ciri Warsito, hingga selanjutnya Wasito disergap oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari pada Senin 12/2/2018 sekitar pukul 23.00, ia ditangkap di depan Pos Polisi perempatan Simpang Empat Tuwowo, antara Jalan Kenjeran – Kedung Cowek Surabaya.

Awalnya anggota tak mengetahui jika targetnya adalah pensiunan polisi. Identitas Warsito terungkap setelah ia ditangkap dan sempat mengatakan jika dia adalah anggota polisi. Awalnya Warsito mengaku sebagai anggota polisi aktif, dan bertugas di Provos Polrestabes Surabaya. Namun saat diinterogasi mendalam, Wasito akhirnya mengaku bahwa dirinya sudah pensiun dari kepolisian.

Pada saat proses penangkapan, Wasito sempat menghindar saat dihadang. Sebab saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor. Tak hanya itu, dia juga sempat membuang barang bukti satu poket SS. Namun aksi Warsito diketahui oleh anggota yang melakukan penangkapan terhadapnya.

Tak hanya itu polisi juga menggeledah motor tersangka dan dari hasil penggeledahan tersebut di  jok motor milik pelaku, polisi menemukan ditemukan 5 plastik klip kecil kosong selain itu  HP Wasito yang berisi bukti transaksi narkoba juga disita.

Dalam hal ini Kompol David selaku Kapolsek Tegalsari mengujarkan bahwa Wasito itu pensiunan polisi. Setelah mengetahui itu, pihaknya langsung melakukan kroscek. Ternyata benar, sebelum pensiun, Wasito berdinas sebagai Provos di Polrestabes Surabaya., “Saat ini, kasusnya masih kita kembangkan. Yang bersangkutan (Wasito, Red) masih kami periksa intensif,” ujarnya.

Bahkan dalam kasus ini pemerikasaan intensif dilakukan terhadap Wasito untuk membongkar jaringan yang mungkin saja mengendalikan Wasito selama ini. Sebab, Wasito diduga kuat menjadi pengedar SS. Lima klip kosong kecil yang ditemukan di jok motor diduga untuk memecah SS menjadi poket-poket kecil.

Selain itu menurut informasi Wasito tak hanya kali ini terlibat kasus narkoba bahkan di ungkakan bahwwa hal itu sudah dilakukan saat ia masih berdinas di Polrestabes Surabaya, selain narkoba tersangka juga sempat terlibat kasus perjudian, ia pensiun dari kepolisian, sekitar 2-3 tahun lalu, dan kini mau tak mau ia harus menghabiskan masa pensiunannya di dalam sel tahanan. @Hyanto