Perangkat Desa Dan Kepala Desa Jampes Saling Tuding Terkait Penggunaan Dd/Add

Nganjuk Berita TKP, Sebagai pengguna Anggaran Dana Desa dan Dana Desa baik perangkat desa dan Kepala Desa Jampes saling menyalahkan. Saat di konfirmasi Pelaksana Kegiatan menjelaskan bahwa Dana Desa sepenuhnya di tangani oleh Kades. Saya tidak pernah tahu terkait anggaran dan penggunaan dana desa cuma saya di beri honor saja kalau AP sebagai biaya operatinal pekerjaan tidak pernah terima. Untuk SPJ saya memang pernah di suruh tanda tangan tapi masalah anggaran atau apa tidak saya lihat.

BPD terkait pertanggung jawaban Dana Desa tidak pernah mengetahui tapi banyak perangkat desa yang tidak di fungsikan. Kalau ada permasalahan di belakang hari ya bagaimana lagi saya jawab apa adanya sesuai apa yang saya ketahui. Saya cuma ikuti saja yang penting sudah di kerjakan saya tanda tangan. Kalau masalah anggaran berapa pelaksananya siapa saya tidak tahu karena pernah menanyakan hal itu kepada Kepala Desa saya di marahi.  Saat dana desa turun untuk lembaga jumlah honor berapa ya langsung di kasihkan jumlahnya gak tahu saya cuma di beritahu ini honornya tapi saat ditanya rincian total berapa semua jawabnya ada di kantor. Biaya operational BPD juga tidak pernah tahu karena semuanya di pegang Kepala Desa. Saya siap menghadap apabila ada pertanyaan atau panggilan ke saya untuk saksi memang seperti itu adanya.

Lain halnya dengan pernyataan Kepala Desa Jampes jawabnya sangat bertolak belakang saat di temui awak media Berita TKP terkait hasil konfirmasi dengan BPD dan PK bahwa secara tegas mengatakan mereka tidak tau apa apa terkait anggaran pelaksanaan penggunaan Dana Desa semua di cover dan di kuasai oleh Kepala Desa. Mereka siap menghadap siapa pun bila ada panggilan untuk saksi.

Jawab Pak Kades Jampes foto PK ada semua, PK ada di lokasi saat pelaksanaan kalau pingin tau notulennya ada di Pak Bayan Kasi Pemerintahan beserta dokumentasinya.  Kepala Desa heran semua kok gak tau, ya repot mungkin mereka mau menjawab takut salah tapi dalam pelaksanaan seperti itu. Pak Kades bilang ini pasti permainan politik, saya tahu itu, gak mungkin mas saya menguasai Dana Desa

Begitu pula dengan BPD juga bilang tidak tau itu selama ini kemana kok gak tau sebagai pengawas dia juga di bayar dan terima honor kok gak tau. Terus selaku BPD harus bisa merencanakan pembangunan itu saya pikir politik saja, ya silahkan maunya apa orang orang ini saya ikut saja.

Mereka itu juga dapat biaya operational dari proyek kok gak tau ini aneh, bahkan ada sebagian RAB saya sebagai Kades tidak tahu yang membuat RAB dan saya tetap percaya pada mereka terserah. Saya merasa aneh akan hal itu karena setiap rencana pembangunan desa di lakukan secara musyawarah dahulu dan untuk PK kenyataannya PK terima AP ya juga saya suruh bantu dalam pelaksanaan pekerjaan itu kadang mau kadang tidak. Untuk BPD sendiri honornya luar biasa kok sampai gak tahu itu lo terus bagaimana BPD apa fungsinya BPD jelas Kepala Desa Jampes. (Hary)

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda