Ngaku Dukun, Kakek Asal Sidoarjo Dipolisikan

Surabaya, BeritaTKP.Com – Polsek Tenggilis berhasil mengamankan kakek berusia 61 tahun yang mengaku sebagai orang pintar atau dukun, yakni Bambang Musa, warga Dusun Alas Tipis, Pabean, Sedati, Sidoarjo, ia ditangkap bukan hanya karena telah melakukan penipuan praktek perdukunannya ia juga telah menggondol Hp milik Hana Widiyawati, warga Plaosan, Magetan yang tinggal di Jalan Tunjungan Gang 1.

Kejadian tersebut semula saat korban bermaksud berangkat kerja dengan jalan kaki. Tiba-tiba dari arah belakang datang pria berusia lanjut mengendarai motor Honda Beat. Tahu ada korban membawa HP, kemudian pria tersebut balik arah dan menghampiri korban.

Dan selanjutnya Korban saat itu diajak pelaku untuk berangkat bersama dengan dibonceng motor, alasan korban nurut karena pelaku berkata bahwa akan juga lewat tempat kerja korban. Sepanjang perjalanan, korban diajak ngobrol oleh pelaku ngalor-ngidul. Pelaku mengaku sebagai dukun dan bisa mendoakan seseorang menjadi sukses dan terbebas dari godaan setan.

Hingga akhirnya Korban tidak diantarkan ke tempat kerja akan tetapi malah diajak ke Taman Flora Di Taman Flora korban diajak ke kawasan Danau PT SIER, disana korban tangannya dipegang pelaku dan diramal ada penyakitnya. Tak hanya itu, pelaku juga beraksi dengan mencium tangan korban dan mengeluarkan paku yang ada di tangan korban. Padahal paku tersebut awalnya sudah berada di tangan pelaku.

Hingga Saat itu tiba waktunya salat dan Korban diajak salat namun HP korban diminta pelaku supaya tidak menggangu saat salat, Korban pun menyerahkan HP, kemudian pelaku kabur dan meninggalkan korban sendirian. Tak lama kemudian, korban sadar HP-nya diambil pelaku. Kemudian korban berteriak minta tolong dan menangis.

Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo AKP Puguh menjelaskan setelah mengalami kejadian tersebut korban langsung melapor ke pihaknya, hingga selanjtnya petugas melakukan penyelidikan di TKP dan memeriksa saksi saksi, ternyata ada warga yang masih ingat nomor polisi motor korban. Selanjutnya, polisi melakukan pengejaran ke alamat pemilik nomor polisi tersebut.

“Setelah kejadian korban langsung melapor. Kemudian kami tindaklanjuti dengan cepat, Tersangka yang ngaku dukun, kami bekuk di rumahnya Rabu sore. Dan kami juga temukan HP korban,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo AKP Puguh.

Setelah berhasil diamankan selanjutnya petugas membawa pelaku ke mapolsek guna untuk pemeriksaan lebih lanjut, dalam pengakuanya Tersangka mengaku nekat menipu korban dengan dalih sebagai dukun lantaran kepepet butuh uang. Dari pengakuannya, dia baru beraksi satu kali, dan kini Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 374 KUHP tentang penipuan penggelapan. Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara. @lutd/har