Dishub Turun Tangan Dengan Viralnya Video Calo Terminal Bungurasih Viral,

Surabaya, BeritaTKP.Com – Akhir akhir ini viral unggahan video yang memperlihatkan aksi calo di Terminal Purabaya (Bungurasih), Waru, Sidoarjo yang berada di dalam bus Sari Indah, diketahui bahwa video tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook dengan nama Sang Pejuang.

Dalam video tersebut terlihat aksi calo yang memaksa penumpang membayar ongkos empat lipat dari tarif normal, Pada video pertama, terlihat seorang penumpang yang hendak turun dari bis karena merasa ‘diakali’ oleh calo bus tersebut, Pria berjaket hitam itu pun kemudian dipaksa duduk kembali oleh seorang pria berkemeja biru, “Sakno penumpang liyane mas, mudun kabeh, gak sampeyan tok iki (kasihan penumpang lainnya mas kalau turun semua, bukan anda saja ini),” ujar pria yang mengenakan topi itu.

Bahkan di video tersebut seorang penumpang wanita pun tak luput dari bujukan calo dimana Pria yang mengenakan baju biru kotak-kotak tampak sedang membujuk seorang wanita berjilbab sambil memegang buku karcis bus.

Video yang diunggah akun Sang Pejuang ini telah menerima 1.200 likes, dan dibagikan lebih dari 10 ribu kali di facebook, Unggahan itu pun diberi caption berikut oleh pemilik akun,

“WARNING…!!!!!

kalo gak banyak duit, naik bis di terminal bungurasih-surabaya di sarankan langsung menuju ke pintu keluar bus bro/sist..!!!

kalo masuk dalam terminal lewat CALO beginilah akibatnya..!!!

ini terjadi di dalam bis SARI INDAH.

tarif naik 4x lipat broow..!!!

Mudah2an info ini bermanfaat..!!!!”

Hingga Sehari setelah video viral, Dinas Perhubungan Kota Surabaya langsung bergerak. Dalam postingan di akun instagram Dishubsurabaya menjelaskan kronologis kejadian di video itu. Dikatakan, saat itu penumpang menaiki bus Sari Indah, jurusan Jakarta. Setelah didalam bus penumpang tersebut ditarik ongkos Rp 240.000 oleh salah satu oknum/crew bus tersebut, yang seharusnya ongkos normal kalau Surabaya-Semarang Rp 110.000 (layanan patas).

Atas kejadian tersebut, petugas Dishub di Terminal Purabaya, mencari oknum tersebut bekerja sama dengan kepolisian dan TNI. Sayangnya, sampai postingan ini oknum calo tersebut belum tertangkap.

“Berikut langkah langkah yang kami diambil :

  1. Memanggil pengusaha bus Sari Indah beserta crewnya untuk bertangung jawab atas kejadian tsb.
  2. Tindakan petugas,
  3. Tidak mengijinkan bus Sari Indah tersebut beroperasi sebelum permasalahan selesai dan akan dilaporkan ke Kementrian karena bus AKAP / antar propinsi nb. untuk tarif patas/eksekutif aturannya diserahkan ke operator,” tulisnya. @red