Pemuda 20 Tahun Pengecer ABG Dituntut 2 Tahun Penjara

Surabaya, BeritaTKP.Com – Miftakhul Jannah alias Ramitha (20) dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farida Hariani atas kasus human traficking dimana ia terbukti menjual Anak Baru Gede (ABG) kepada pria hidung belang.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap sindikat perdagangan anak di Surabaya di Hotel Narita Surabaya pada September 2017. Seorang mucikari bernama Miftakhul Jannah alias Ramitha ditangkap saat kedapatan memperdagangkan anak di bawah umur.

Jannah yang bertindak sebagai mucikari diamankan saat menjajakan korban yang berinisial PS kepada lelaki hidung belang. Modusnya, Jannah menawarkan PS yang masih berusia 17 tahun via aplikasi WhatsApp.Untuk sekali boking, Jannah yang juga akrab disapa Bebe tersebut mematok harga Rp 1,2 juta sekali kencan. Dari nilai itu, Jannah mendapat bagian Rp 200 ribu. Kepada polisi, Jannah mengaku merekrut anak di bawah umur untuk dijadikan PSK dari tempat hiburan malam.Usai ditangkap, polisi menjerat Jannah dengan pasal berlapis yakni, pasal 88 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan pasal 2 UU 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO).

JPU Farida Hariani menyatakan dalam tuntutanya bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana perdagangan orang sesuai pasal 296 KUHP Selain hukuman badan, terdakwa juga dituntut membayar hukuman denda sebesar Rp 5 juta, subsider 2 bulan kurungan, Menuntut terdakwa Miftakhul Jannah alias Ramitha dengan hukuman dua tahun penjara, Jika denda tidak dibayar, terdakwa wajib menjalani hukuman pengganti selama 2 bulan kurungan,” ujar jaksa Farida.

Sebelumnya ia ditangkap polisi atas tuduhan memperkerjakan anak di bawah umur sebagai Penjaja Seks Komersial (PSK), namun nyatanya jaksa Farida hanya menuntut terdakwa dengan undang-undang perdagangan orang. Dengan undang-undang tersebut, maka terdakwa nampaknya bakal lolos dari hukuman tinggi. @red