Cabuli 65 Murid, Guru SD Dipolisikan

0
113

Surabaya, BeritaTKP.Com – Dunia pendidikan kembali tercoreng, setelah terjadi kekerasan siswa terhadap gurunya bahkan hingga meninggal dunia, kini kembali muncul berita adanya guru yang mencabuli muridnya bahkan jumlah murid yang dicabulinya mencapai 65 siswa yang terdiri dari siswa laki laki dan perempuan, dan mirisnya kasus ini terungkap setelah tersangka yakni Muhammad Saebatul Hamdi (65) melakukan aksinya selama lima tahun.

Dalam hal ini Irjen Pol Machfud Arifin selaku Kapolda Jatim mengukapkan bahwa tersangka merupakan seorang guru di salah satu SD di Jalan Benteng Surabaya. Dia juga wali kelas murid kelas IV.

Hingga akhirnya Guru SD yang bertempat tinggal di Jalan Simo Sidomulyo 5 /41 B tesebut dilaporkan oleh pihak sekolah ke wali murid dan wali murid melaporkanya ke pihak yang berwajib, hingga akhirnya petugas mengamankan pelaku setelah polisi mendapatkan laporan dari orang tua salah satu korban pencabulan.

kelakuan Hamdi sendiri dibongkar oleh pihak sekolah setelah Kepala sekolah yang memergoki aksi tersangka lantas menginformasikannya kepada semua orang tua dan selanjutnya mereka dikumpulkan di aula sekolah, Kemudian setelah mendapatkan penjelasan dari kepala sekolah kelas V tersebut banyak orang tua yang tak terima hingga melaporkan kasus ini ke Polda Jatim.

Dalam hal ini petugas juga melakukan tindak pemeriksaan terhadap tersangka dan korban, hingga semua terbukti petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di tempat tinggalnya dan Setelah diperiksa secara intensif, ternyata tersangka sudah melakukan aski pencabulan tersebut terhadap 65 orang muridnya. Parahnya aksinya tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2013 lalu.

Dari kasus ini diduga murid dari kelas yang pernah dipegang (wali kelas, Red) dalam kurun waktu itu sudah dicabuli oleh tersangka, Aksi pencabulan yang dilakukan tersangka tersebut terjadi di beberapa lokasi, mulai dari kelas, kolam di Kabangdikal milik TNI AL hingga di dalam bus saat ada acara wisata.

Modusnya yang dilakukan oleh tersangka beragam, mulai dari meremas alat vital korban, menggesekkan alat vitalnya ke pantat para korban, dan meminta korban memegang alat vitalnya serta tersangka dengan sengaja menunjukkan alat vitalnya di depan muridnya, Hal itu dilakukan tersangka hampir setiap hari, hingga ia merasa puas.

Dalam kasus ini juga tersangka mengaku jika tersangka melakukan aksinya lantaran tak kuat membendung keinginannya untuk mencabuli korban. Sebab tersangka memiliki fantasi lebih ketika melihat bagian vital murid-muridnya, Fantasi tersebut diperoleh sebab saat kecil, tersangka sempat menjadi korban pencabulan juga.

Selain tiu Saat diperiksa polisi, Hamdi membantah jika korban pencabulan sampai puluhan. Sebab dia melakukan aksi tersebut hanya kepada empat orang saja. Namun karena banyak laporan, sehingga jadi banyak. “Tidak sebanyak itu,” ungkap Hamdi,ia juga mengatakan,selama melakukan aksinya, dia tak pernah mengiming-imingi korban sesuatu. Sebab hal itu ia lakukan ketika moment tertentu, misal saat mengajari anak-anak berenang. Sehingga pencabulan tersebut tak dirasakan oleh korban yang masih polos. @haryanto