Mantan Direktur Indopipe Disidang

0
186

Gresik, BeritaTKP.Com – Rini Retno Wulan (41) Mantan Direktur Pemasaran PT Indopipe kini harus duduk di kursi persakitan menghadapi dakwaan penggelapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, warga Central Park, Ketintang, Surabaya.

Dalam hal ini ia didakwa melakukan pelanggaran Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dalam kasus ini melakukan menggelapkan mobil perusahaan, Terdakwa membawa mobil milik PT Indopipe yang berlokasi di kompleks kawasan industri Gresik (KIG) tanpa hak.

Dalam sidang yang diketuai majelis hakim, Bayu Sohoraharjo, JPU Hadi Sucipto mengungkapkan Mobil Pajero Sport warna putih, kata JPU,merupakan kendaraan inventaris perusahaan. Namun, mobil tersebut tidak dikembalikan setelah dia tidak lagi bekerja (resign) hingga Atas dasar itu, korban melaporkan terdakwa ke polisi atas tuduhan penggelapan.

Dalam sidang dakwaan kemarin, pengacara terdakwa mengajukan penangguhan penahanan. ”Orang tua klien saya yang menjadi penjamin,” ujar Dedy Purwoko, pengacara Rini. Dedy enggan memberikan komentar terkait pengajuan penangguhan penahanan kliennya. Yang jelas, kliennya merasa tidak nyaman berada di balik jeruji besi. ”Siapa sih yang betah di penjara,” ucapnya.

Ketua Majelis Hakim Bayu Sohoraharjo menyebutkan, pengajuan penangguhan penahanan belum dikabulkan. ”Masih dipertimbangkan,” katanya. Bayu yang juga Humas PN Gresik menyatakan, terdakwa beralasan tidak ada yang mengurus anaknya.

Hal ini dikarenakan, suami terdakwa sedang menderita penyakit stroke. Meski demikian, pengajuan penangguhan penahanan tidak bisa serta merta dikabulkan. Majelis hakim masih akan melihat fakta yang ada. ”Jadi tidak bisa langsung ditetapkan. Nanti akan diinformasikan perkembangannya,” pungkasnya. @red