Marak Hoax, Bawaslu Susun Skema Tangkal Isu SARA di Pilgub Jatim

0
73

Surabaya, BeritaTKP.Com – Terkait isu SARA dan berita Hoax, Kepala Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim Aang Kunaifi mengungkapkan bahwa lembaganya memiliki beberapa skema untuk melakukan pengawasan terhadap Pilgub Jatim 2018.

Dalam acara diskusi ‘Media sebagai Garda Kampanye Pilgub Jatim 2018’ pihaknya membeberkan bahwa skema pengawasan selama Bulan Ramadhan pun telah disusun sedemikian rupa. Hal tersebut mengingat Jatim sebagai provinsi dengan penduduk mayoritas muslim dan bulan suci tersebut sangat rawan pelanggaran kampanye yang dibalut dengan isu agama.

“Seperti misalnya untuk sumbangan ke masjid atau panti asuhan, kami akan benar-benar memonitor agar sumbangan yang diberikan benar-benar atas nama pribadi dan tidak menitipkan pesan-pesan politik. Ketika pemberian sumbangan pun akan dipastikan bahwa simbol partai politik atau bahan kampanye dari pasangan calon tidak terdapat di sana,” ujar Aang.

Acara diskusi yang diprakarsai oleh KPU Jatim, Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia(LSISI) dan Universitas Airlangga (Unair), Senin(26/2/2018), Aang juga menjelaskan Selain pengawasan terhadap sumbangan, Aang juga memastikan bahwa pemberian alat salat kepada masyarakat selama kurun waktu tersebut juga tidak dijadikan ajang kampanye. “Kami akan pastikan peralatan salat yang diberikan tidak ada pesan kampanye maupun simbol parpol atau paslon,” tegasnya.

“Perlakuan yang sama pun kami lakukan untuk pemberian THR atau Tunjangan Hari Raya. Selain itu, khusus saat open house ketika lebaran, kami akan pastikan bahwa pada saat tersebut sama sekali tidak ada kegiatan kampanye, Karena untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan, perlu adanya pemantapan pengelolaan kegiatan kerjasama dalam kaitan pengawasan dengan ormas dan perguruan tinggi serta tidak lupa juga media massa,” tambah Aang. @red