Stadion GJS Ambruk, Kinerja Kontruksi Asal – Asalan

Bangunan yang runtuh dan retak dari Gelora Joko Samudro

Gresik, BeritaTKP.com – Bunyi ‘’BLARR’’ begitu dahsyatnya hingga seperti getaran gempa di rasakan oleh beberapa security sekitar lokasi Stadion Gelora Joko Samudra Jalan Veteran Gresik. Banyak orang di sekitar lokasi lari berhamburan keluar mencari sumber suara saking kerasnya hantaman benturan tembok tebal yang ambruk di lantai 4 pintu K 13,Jam 10 Wib. Rabu (27/02/2018).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Pembangunan Stadion Gelora Joko Samudra oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada Selasa, 22/09/2015 yang menyatakan pembangunan tahap 1 menelan anggaran Rp. 280 miliar .

Ketika Tim BeritaTKP melakukan Investigasi di temukan Pilar penyangga dan tembok banyak retak – retak jadi, kemungkinan saat proses pengecoran belum kering sepenuhnya, kelihatan sudah kering di luar akan tetapi masih basah di dalam, ketika finishing bangunan masih separuh belum sempurna akan kekuatan material, belum genap 2 tahun bangunan sudah rapuh, maka siapakah yang bertanggung jawab akan hal ini??…Anggaran yang sangat Besar menyerap APBD selama 4 tahun.

Pihak Kontruksi sebagai pelaksana pembangunan juga perlu di pertanyakan atas kinerja karena banyak plafon yang sudah ambrol,dinding banyak mengalami keretakan juga bahkan pilar penyangga utama juga mengalami keretakan serius, kondisi kontur tanah yang tidak stabil, juga pilihan lokasi pembangunan yang sejak awal mengalami pro dan kontra. di kawatirkan tidak sampai 10 tahun bangunan Stadion GJS akan runtuh dan ambruk tidak bisa di pergunakan lagi maka akan sia – sia menelan anggaran yang sangat Besar….Mubazir…

Susunan bangunan Stadion Gelora Joko Samudra (GJS) memiliki beberapa fasilitas kemewahan meliputi 5 lantai yang terdiri dari :

– Lantai 1 terdiri beberapa both alat penunjang olahraga

– Lantai 2 merupakan mall

– Lantai 3 terdiri perkantoran dan beberapa ruangan VVIP

– Lantai 4 dan lantai 5 merupakan bangunan tribun tertutup

Yang mana pembangunan stadion GJS tahap 1 dengan anggaran pembangunan 2011-2015 dan pembangunan tahap kedua rencananya selesai 2017. Namun dari investigasi dilapangan diperoleh informasi bahwa di tahun 2016, APBD Kabupaten Gresik sebesar Rp. 3.000.000.000.000,0 (3 triliun rupiah) akan tetapi ada sepeserpun dari uang sebesar itu dialokasikan untuk pembangunan stadion GJS. Dalam APBD 2016 hanya ada sejumlah uang Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) untuk perawatan stadion GJS, bukan dana untuk pembangunan stadion tahap kedua.

Pembangunan stadion GJS terkesan dan diduga asal-asalan dikarenakan investigasi dilapangan dari wartawan BeritaTKP Senin,28/02/2018 ditemukan banyak keretakan di dinding bangunan stadion GJS.Dari progres pembangunan stadion GJS sudah banyak pelanggaran yang dilakukan seperti Pagarnya bermasalah, ban sentel yang tidak sesuai dengan bestek.Pagar pembatas stadion itu hanya menggunakan pipa besi berukuran 2 dim. Padahal semestinya minimal 3 dim.

Dari pantauan proses pembangunan stadion GJS sejak awal saja sudah banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang tidak sesuai spesifikasi bangunan yang telah ditetapkan apalagi saat ini banyak ditemukan keretakan di beberapa bagian dinding dan lantai stadion GJS, dalam hal ini semakin kuatnya dugaan bahwa pembangunan stadion GJS terkesan asal-asalan dan dugaan adanya kong kalikong antara Kepala Dinas

Saat dikonfirmasi perihal adanya beberapa keretakan dinding dan lantai bangunan di stadion GJS beberapa bagian stadion GJS, Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Jairrudin, S.Pd., M.M., dengan acuh dan sombongnya mengatakan bahwa, “hal tersebut bukanlah urusan dan tanggung jawab Dispora melainkan tugas dan tanggung jawab dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik, maaf mas saya masih ada tamu ,” ujarnya seakan lempar tanggung jawab.

Sementara itu Kadis PUTR, Ir.Gunawan Setiadji.ketika hendak di klarifikasi sulit untuk ditemui, beberapa saksi mata Security ketika berada dilokasi mengatakan ,’’ suaranya sangat keras seperti gempa dan ada getaran sehingga semua yang berada di sekitar gedung panik dan berlarian keluar ,’’jelas Security yang tidak mau disebutkan namanya. dari data yang diperoleh dilapangan pembangunan stadion GJS tersebut sudah menghabiskan anggaran Sejak soft launching pada akhir 2014, menghabiskan dana sebesar Rp276 miliar. Dibutuhkan anggaran sekitar Rp800 miliar lagi agar stadion berskala internasional tersebut benar-benar layak pakai. @Tim.

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda