Kasus perusakan Saluran Pembuangan Limbah Milik PT Sekar Group Yang Dilakukan LSM Ganass Segera Memasuki Babak Disidang

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Empat aktivis LSM Ganass sebagai tersangka perusakan saluran pembuangan limbah milik PT Sekar Group yakni Chamim Putra Ghofoer (44) warga Kahuripan Nirwana Village AA-1, Kelurahan Jati; Amak Djunaedi (45) Puri Indah ED-20, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo; Dwi Kurniawan alias Menyuk (38) Dusun Tebel Barat, Gedangan; Samian alias Gondrong (38) warga Mojowarno, Jombang.

Selain itu Anggota LSM ini juga terlibat pengeroyokan di salah satu rumah karaoke di Taman Pinang, Sidoarjodan kasus pengeroyokan dengan dua tersangka sudah diserahkan berkasnya sejak 12 Februari lalu. Kasus perusakan pada 19 Februari sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan kini Penanganannya sudah dilimpahkan dan sekarang sedang menunggu proses sidang tak hanya itu kini berkas dan tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Kompol M Harris selaku Kasatreskrim Polresta Sidoarjo menjelaskan bahwa kedua berkas tersebut sudah memasuki tahap kedua dan dinyatakan lengkap alias P21 oleh kejaksaan. Dalam hal ini Untuk kasus pengeroyokan, polisi menetapkan Dwi Kurniawan alias Menyuk, 38, Samian alias Gondrong, 38, Dusun Tebel Barat, Desa Tebel, Gedangan, sebagai tersangka. Dari empat tersangka, ada dua orang yang juga dijerat pasal pengeroyokan. “Keduanya kami jerat dengan dua pasal, yaitu pengeroyokan dan peerusakan,” tutur Harris.

Sementara itu kasus perusakan, polisi menetapkan empat orang dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi masih melakukan pengejaran terhadap empat tersangka tersebut. Sebelumnya, polisi sempat mencari empat DPO tersebut di kantor LSM Ganass. Namun, sejak beberapa pentolannya ditahan, kantor Ganass sepi meurut informasi LSM ini otomatis tidak berkegiatan lagi. @nggit

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda